Gowes Kampretos ini mulai digalakkan pada Minggu (20/1/2019). Dimulai dari halaman GOR Sasana Kridha Adikarsa, para pesepeda pendukung pasangan Prabowo-Sandiaga ini berkeliling kota. Masing masing mengendarai sepeda sambil menyapa warga yang dilalui.
Sepeda yang dipakai berbeda dengan sepeda pada umumnya. Di bagian belakang sepeda ini diberi semacam gandengan yang ditopang dengan satu roda kecil. Bagian gandengan ini dipakai untuk memasang banner pasangan calon yang mereka dukung.
"Kampretos bicycle ini sebenarnya mengadopsi dari bicycle billboard advertising atau billboard sepeda iklan. Bedanya iklan yang kami tampilkan itu pasangan capres," ujar Marsis Santoso, perancang Kampretos Bicycle.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena selama ini pendukung Prabowo Sandi dijuluki kampret, ya sudah sekalian kita namai sepeda ini sebagai kampret," kata dia menambahkan.
Kampanye sambil bersepeda ini, diharapkan Marsis agar para pendukung Prabowo Sandi bisa berkampanye dengan senang dan gembira bukan melontarkan caci-makian.
"Kami ingin kampanye yang fun dan sehat. Sambil mengenalkan pasangan capres kita bisa sekalian berolahraga," ucapnya.
Selain sehat dan murah, gowes kampretos ini dinilai lebih efektif. Dengan bersepeda, relawan bisa masuk ke jalan atau gang yang sempit. Dengan penampilan sepeda yang unik ini, warga tentu akan tertarik untuk melihatnya.
Kampretos bicycle sebagai alat dalam berkampanye, menurut Sudirman Said, Direktur Materi Debat Pasangan Prabowo-Sandi ternyata banyak menarik perhatian warga. Saat melintas di pasar tiban Saporete di komplek Islamic Center Brebes, para relawan bisa menyapa warga dari dekat. Bahkan tidak sedikit warga yang meminta untuk swafoto.
"Ini salah satu contoh kreatif dalam menciptakan kampanye murah dan sehat. Insha Allah akan banyak ditiru di banyak tempat karena memang menarik," jelas Sudirman Said.
Simak video 'Ternyata Ini Alasan Sandiaga Pijat Bahu Prabowo':












































