Haul dan pengajian akbar memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW itu berlangsung di Pondok Pesantren Zumrotutholibin, Dukuh Magersari, Desa Mojo, Kecamatan Andong, Boyolali.
Selain itu sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat serta ribuan warga menghadiri kegiatan yang berlangsung Jumat (18/1/2019) malam ini. Mulai pukul 19.30 WIB atau setelah Isya, warga sudah mulai berbondong-bondong datang ke lokasi acara. Dari anak-anak hingga orang dewasa.
Baca juga: Said Aqil: Haram, Dosa Besar Sebarkan Hoax |
KH Zuhdi Hasan adalah ulama kharismatik yang juga pendiri Ponpes Zumrotutholibin. Sedangkan H. Wijiatno Notomiharjo adalah ayahanda Presiden Jokowi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, KH Said Aqil Siradj, ngatakan haul itu memperingati kebaikan-kebaikannya leluhur kita yang sudah meninggal.
"Diantaranya jelas KH Zuhdi Hasan, dan yang kedua almarhum bapak Haji Wijiatno Notomiharjo, saya yakin, kita yakin beliau khusnul khotimah, insya Allah amal-amal baiknya diterima, dan kekhilafan-kekhilafannya diampuni oleh Allah," kata Said Agil Siradj dalam tauziahnya pada acara Haul haul H Wijiatno Notomiharjo dan KH Zuhdi Hasan ke-74.
Dia juga mengajak hadirin dalam haul tersebut mendoakan anak almarhum H. Wijiatno Notomiharjo, yakni Joko Widodo.
"Kalau kita mendoakan bapaknya, sekalian anaknya juga didoakan. Disini saya bukan kampanye, bukan jurkam (juru kampanye). Tapi mendoakan. Boleh nggak tuh? Bukan kampanye, ada Bawaslu kan. Mendoakan. Mudah-mudahan doa kita semua ini diterima oleh Allah, sehingga Pak Jokowi dan KH Ma'ruf Amin terkabul maksudnya, berhasil, tujuan dan maksud Pak Jokowi dan KH Ma'ruf Amin dikabulkan oleh Allah," kata Said Agil yang langsung diamini para hadirin.
Namun Said tak menjelaskan lebih lanjut tujuan dan maksud Jokowi dan Ma'ruf Amin. (bgs/bgs)











































