detikNews
Rabu 16 Januari 2019, 16:32 WIB

Gubernur Ganjar Kunjungi Pasangan Lansia di Pekalongan

- detikNews
Gubernur Ganjar Kunjungi Pasangan Lansia di Pekalongan Foto: Robby Bernardi/detikcom
Pekalongan - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo melakukan kunjungan kerja di Pekalongan. Ganjar mengunjungi salah satu pasangan lansia, Warsono (80) dan Barkah (82).

Warsono dan Barkah sendiri merupakan pasangan lansia yang hidupnya masih menumpang di lahan milik Desa Patianom, Kecamatan Bojong, Pekalongan. Pasangan lansia ini tidak punya rumah dan menetap di desa setempat selama 10 tahun. Gubuk yang saat ini ditempati telah diperbaiki warga karena kondisinya tidak layak huni.

Kendati terbilang sudah sedikit layak untuk ditempati, rumah papan yang berukuran 4x7 meter Barkah ini masih berlantai tanah.

"Ini sebenarnya dulu ada yang laporan ke saya dan ditindaklanjuti. Masyarakat sudah membantunya dengan ikhlas," kata Ganjar dihadapan awak media sata berada di lokasi rumah pasangan lansia itu.

Sebelumnya memang diakui warga setempat, rumah tersebut tampak reyot dan membahayakan siapaun yang menempatinya. Dengan cara bergotong royong dan adanya donasi dari berbagai warga akhirnya terwujud rumah papan seperti sekarang ini.
Gubernur Ganjar Kunjungi Pasangan Lansia di PekalonganFoto: Robby Bernardi/detikcom

"Saya senang karena kerjasama pihak pemkab dan desa luar biasa. Sebenarnya cerita ini ada juga ditempat lain," kata Ganjar.

Kedatangan Ganjar sendiri ingin memastikan terkait pembebasan lahan yang akan dilakukan oleh Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi.

Dihadapan Warsono dan Barkah, Asip Kholbihi menjanjikan akan membeli lahan milik desa yang nantinya akan dihibahkan kepadanya. Dengan beralihnya kepemilikan rumah itu bisa dibuat permanen.

"Persoalannya kenapa (rumah) masih seperti itu, karena tanahnya masih milik desa," tambah Asip Kholbihi.

Setelah tanahnya dibeli dan dihibahkan kepadanya kakek-nenek ini, baru bisa dilakukan pembuatan rumah yang permanen.

Pasangan Warsono dan Barkah merupakan pasangan lansia yang hidupnya dibawa garis kemiskinan. Mereka sebenarnya mempunyai 10 anak. Namun saat ini hanya tinggal 2 anak saja. Sedangkan 8 anak lainnya sudah meninggal karena sakit.

Kondisi dua anaknya hampir serupa dengan orang tuanya. Pekerjaan Warsono dan Barkah hanya menggulung kain kasa yang setiap minggunya rata-rata memperoleh uang Rp 20 Ribu.

Mendengar akan diberi tanah dan dibangunankan rumah yang permanen, keduanya merasa sangat senang.

"Seneng mawon. Maturnuwun pokoke (Senang saja. Pokoknya Terimakasih)," kata Warsono.

Usai bercengkrama dengan pasangan Warsono dan Barkah, rombongan Gubernur Jawa Tengah melanjutkan perjalanan kunjungannya ke Brebes.


(Robby Bernardi/bgs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed