DetikNews
Sabtu 12 Januari 2019, 08:43 WIB

Cerita Bule Jerman dan Gadis Purworejo Sebelum Menikah

Rinto Heksantoro - detikNews
Cerita Bule Jerman dan Gadis Purworejo Sebelum Menikah Foto: Rinto Heksantoro/detikcom
Purworejo - Seorang warga negara Jerman menikah dengan gadis Purworejo, Jawa Tengah pada Jumat (11/1) kemarin. Sebelum menikah, mereka mengaku telah berpacaran selama 10 bulan.

Adalah Adrian Saathoff (39), warga Geislingen an der steige, Baden Wuerttenberg, Jerman yang telah menikahi gadis pujaannya Tri Cahyani (29) warga Dukuh Kemandungan, Desa Wonoroto, Kecamatan Purworejo. Prosesi pernikahan sendiri telah digelar pada Jumat (11/1) kemarin.

Sebelum akhirnya menikah, mereka mengaku telah berpacaran selama 10 bulan. Tri Cahyani sendiri kala itu tengah menempuh studi di Johan Georg Dörtenbach Schule, Jerman dengan jurusan perkokian atau juru masak.

Saat ingin belajar memasak dan menjadi koki profesional, saat itulah Tri Cahyani atau yang akrab dipanggil Cahya dikenalkan oleh temannya dengan kepala koki sebuah restoran yang tak lain adalah Adrian Saathoff. Berawal dari perkenalan itulah akhirnya mereka semakin dekat dan akhirnya saling jatuh cinta.
Cerita Bule Jerman dan Gadis Purworejo Sebelum MenikahFoto: Rinto Heksantoro/detikcom

"Awalnya si pingin belajar jadi koki yang profesional terus pingin kenalan sama suami teman saya yang jadi chef (koki) di sebuah restoran. Nah setelah kenal sama dia malah saya dikenalin juga sama kepala chefnya yaitu mas Adrian, dari situ ya akhirnya kami jadi dekat dan nggak tahu deh akhirnya pacaran," kata Cahya saat ditemui detikcom di rumahnya, Jumat (11/1) kemarin.

Setelah berpacaran selama 10 bulan, akhirnya mereka memutuskan untuk menikah. Setelah menikah, mereka akan kembali ke Jerman karena Cahya sendiri masih harus menyelesaikan sekolahnya hingga tahun 2020 nanti.

Saat prosesi ijab kabul dilaksanakan, Cahya mengaku cemas karena takut jika prosesi itu tidak berjalan dengan lancar. Namun, kecemasan itu hilang seketika dan berubah menjadi kebahagiaan saat ijab kabul dinyatakan sah.

"Ya mungkin dia (Adrian) nervous, tapi justru saya yang lebih nervous karena takut kalau mas Adrian ngucapinnya salah-salah, tapi alhamdulillah semua lancar dan seneng banget rasanya," ungkap Cahya.

Sementara itu, Adrian yang semula terlihat canggung sesaat sebelum ijab kabul dilaksanakan merasa lega dan senang karena ijab kabul yang diucapkan dengan bahasa Indonesia berjalan lancar. Adrian sendiri mengaku telah belajar melakukan prosesi ijab kabul selama seminggu sebelumnya.

"Ya agak gugup tapi lancar dan sah. Senang rasanya. Saya sudah latihan mengucapkan selama seminggu," kata Adrian.



Simak juga video 'Pria Magelang Cerita soal Pernikahannya dengan Bule Cantik':

[Gambas:Video 20detik]


(bgs/bgs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed