detikNews
Kamis 03 Januari 2019, 16:35 WIB

Kampung Preman di Salatiga Itu Kini Jadi Kawasan Mural Mempesona

Eko Susanto - detikNews
Kampung Preman di Salatiga Itu Kini Jadi Kawasan Mural Mempesona Ganjar di salah satu sisi Kampung Pancuran (Foto: Eko Susanto/detikcom)
Salatiga - Siapa mengira bawa kampung warna-warni di Pancuran RW 04, Kelurahan Kutowinangun Lor, Salatiga, Jateng, ini semula adalah kawasan kumuh yang rawan dengan kriminalitas. Kesadaran warga membuat mural akhirnya mengubah wajah kampung.

Ketua RW 04 Pancuran, Budi Sutrisno, mengakui dulunya kampung tersebut adalah kampung kumuh yang rawan kriminalitas. Dulunya, kata dia, orang akan takut masuk kampungnya.

"Dulu di sini terkenal brutal, jadi artinya memang kampung Bromocorah. Dulu orang mau masuk kampung Pancuran nggak berani. Mungkin bisa ditanyakan kampung tetangga kita. Dulu bisa dikatakan serem," ujarnya, Kamis (3/1/2019).
Kampung Preman Itu Kini Jadi Kawasan Mural Mempesona di Salatiga(Foto: Eko Susanto/detikcom)

Namun kesadaran bersama warga, mengubah semua gambaran itu. Mereka bersama-sama menata kampung. Di beberapa sudut diberi mural. Sedangkan di lokasi-lokasi fasilitas umum dicat warna-warni.

"Sekarang kondisinya aman, tenteram. Kampung mural, kita menunjukkan seperti gambar pahlawan itu agar akhlaknya meniru pahlawan. Lukisan ini menghapus stigma. Harapan ini menjadi kampung idaman, asri, hidup tenteram," ujarnya.
Kampung Preman Itu Kini Jadi Kawasan Mural Mempesona di Salatiga(Foto: Eko Susanto/detikcom)

Salah satu warga, Purwadi (62), berharap kedepannya bukan hanya dengan lukisan di kampung yang ada atau membangun fisik, namun juga SDM.

"Harapan ke depan mimpi tidak hanya membangun fisik, tapi meningkatkan SDM dengan potensi yang ada," ujar dia.

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo mengaapresisasi kesadarann warga tersebut. Dia mengunjungi kampung tersebut, berkeliling melihat lukisan di tembok dan saluran air bersih.

"Saya senang lihat. Di sini ada perubahan konkret dan riil, dari kampung kumuh kemudian dibuat kampung yang nyeni, bersih dan ternyata itu merubah perilaku sosial masyarakatnya," kata Ganjar kepada wartawan di Pancuran.
Kampung Preman Itu Kini Jadi Kawasan Mural Mempesona di Salatiga(Foto: Eko Susanto/detikcom)

"Yang dulu terkenal kampung preman, sekarang menjadi kampung yang sangat ramah, menarik orang bisa datang. Ini bisa dijadikan model cara penanganan kampung-kampung kumuh. Saya kira layaklah mereka untuk saling bertukar, saling belajar. Di Salatiga ada Pancuran, di Semarang ada Kampung Pelangi. Dan makin hari, makin orang punya kesadaran untuk hidup baik, bersih, indah dan bahagia," katanya.
(mbr/mbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed