DetikNews
Selasa 01 Januari 2019, 10:53 WIB

Sebelum Nikah Bermahar Sandal Jepit, Julia Konsultasi ke Penghulu

Rinto Heksantoro - detikNews
Sebelum Nikah Bermahar Sandal Jepit, Julia Konsultasi ke Penghulu Budi dan Julia bersama mahar sandal jepitnya. Foto: Rinto Heksantoro/detikcom
Kebumen - Kisah pernikahan sepasang pengantin bermahar sandal jepit ramai ada di Kebumen. Sebelum menikah pasangan ini lebih dulu berkonsultasi ke beberapa pihak salah satunya penghulu.

"Ya kami konsultasi dulu, boleh nggak kalau maharnya itu sandal jepit. Kan nggak harus seperangkat alat salat atau uang," ujar pengantin perempuan, Julia Warasita saat berbincang dengan detikcom, Selasa (1/1/2019).

Dia juga mengaku sudah siap jika ternyata tak boleh menggunakan sandal jepit untuk mahar.

"Kalau nggak boleh pakai sandal jepit ya ganti yang lain. Tapi alhamdulillah boleh ya akhirnya pakai sandal jepit maharnya," lanjut Julia.


Tak ada alasan khusus kenapa pasangan ini memilih sandal jepit sebagai mahar. Mereka juga tidak ingin mencari sensasi dan ketenaran meskipun kabar pernikahan mereka menjadi viral di media sosial.

"Kami nggak cari sensasi agar tenar mas, semua karena saling iklas aja dan saya nggak mau memberatkan pihak lelaki dalam memberi mahar. Ya hanya karena sederhana aja, kami juga suka pakai sandal jepit," tutur Julia.


Sang suami, Budi Rissdianto menambahkan bahwa sandal jepit itu dibelinya dari warung tetangga.

"Harga sandalnya cuma Rp 9 ribu dan saya beli di warung tetangga, terus dirangkai sendiri di pigura seharga Rp 150 ribu. Alhamdulillah semuanya lancar," kata Budi.
(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed