Api mulai terlihat oleh warga dari toko makanan ringan milik Siti sekitar pukul 16.40 WIB. Warga langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pemadam kebakaran (damkar).
Sambil menunggu petugas damkar, warga berusaha mengeluarkan barang-barang yang bisa diselamatkan. Selang satu jam, api sudah dapat dipadamkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekitar satu jam sudah padam. Tadi keadaan pasar sepi, tidak ada korban," kata Kepala Damkar dan Satpol PP Sragen, Tasripin saat dihubungi detikcom.
Tasripin mengaku belum mengetahui penyebab kebakaran. Namun dia menduga api berasal dari korsleting listrik di salah satu kios.
"Dugaannya akibat korsleting listrik," kata dia.
Dari kios-kios yang terdampak, ada tiga kios yang ludes. Pemilik kios pun terpaksa tak bisa berjualan untuk sementara waktu.
"Tiga kios sementara tidak bisa dipakai. Kerugian kurang lebih Rp 15 juta," ujarnya.
(bai/bgs)










































