Karena kondisinya yang masih hidup, saat ini bayi mungil tersebut dititipkan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Penembahan Senopati, Bantul.
Kanit Reskrim Polsek Kasihan, Iptu Aru membenarkan kejadian tersebut. Diungkapkannya, penemuan bayi itu berawal saat Pawiro Sentono (75), warga Dusun Sembungan, Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Kabuoaten Bantul terbangun dari tidurnya karena mendengar suara tangisan bayi dini hari tadi, Senin (17/12/2018). Karena penasaran, Pawiro lalu mencari dari mana suara tersebut berasal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mendapati hal tersebut, saksi lantas memberitahu warga setempat yang diteruskan laporan ke Polsek Kasihan. Menurutnya, tak lama setelah mendapat laporan itu pihaknya langsung menuju lokasi penemuan. Diungkapkan pula oleh Aru, bahwa saat ditemukan saksi, kondisi bayi dalam keadaan sehat.
"Saat ditemukan saksi, kondisi bayi masih hidup, untuk jenis kelamin bayinya sendiri berjenis kelamin laki-laki," ujarnya.
Menurut Aru, kuat dugaan bayi laki-laki yang diperkirakan berumur 7 hari itu memang sengaja dibuang oleh orang tuanya. Hal itu karena di samping bayi tersebut turut ditemukan plastik putih yang setelah dicek berisi peralatan untuk merawat bayi.
"Dugaannya sengaja dibuang (bayinya), karena ditemukan juga dua kotak susu bayi, popok, selimut dan kendi yang berisi ari-ari sang bayi. Semua barang itu terbungkus plastik dan diletakkan di samping bayi saat ditemukan saksi," ujarnya.
Ditambahkan Aru, saat ini bayi malang itu telah dititipkan ke RSUD Panembahan Senopati, Bantul guna mendapat perawatan.












































