DetikNews
Senin 10 Desember 2018, 12:56 WIB

Pukat UGM: Visi Misi Prabowo Soal Antikorupsi Sangat Minimalis

Usman Hadi - detikNews
Pukat UGM: Visi Misi Prabowo Soal Antikorupsi Sangat Minimalis Oce Madril, Direktur Pukat UGM. Foto: Usman Hadi/detikcom
Sleman - Pusat Kajian Anti Korupsi (Pukat) UGM angkat bicara soal pernyataan Prabowo Subianto tentang korupsi di Indonesia sudah stadium empat. Pernyataan Prabowo tersebut dinilai tak sesuai dengan visi misi capres nomor urut 02 itu.

"Prabowo sempat mengatakan (korupsi di Indonesia) stadium empat. Tapi apa yang dia tulis di visi misinya tidak komprehensif dan sangat minimalis," ujar Direktur Pukat UGM, Oce Madril, Senin (10/12/2018).

Prabowo sebenarnya telah menjabarkan visi dan misinya dalam dokumen berjudul 'Empat Pilar Mensejahterakan Indonesia; Sejahtera Bersama Prabowo-Sandi'. Namun visi-misi di bidang tindak antikorupsi dinilai tak tertulis spesifik.

"Kalau dia (Prabowo) mau (memberantas korupsi), dia harus memperbaiki visi misinya dulu tentang agenda pemberantasan korupsi yang diusung. Karena menurut kami, programnya (soal antikorupsi) sangat minimalis," jelas Oce.


Berbeda dengan Prabowo, visi-misi Jokowi-Ma'ruf dalam dokumen berjudul 'Meneruskan Jalan Perubahan untuk Indonesia Maju: Berdaulat, Mandiri, dan Berkebribadian Berlandaskan Gotong Royong' di bidang pencegahan korupsi lebih spesifik.

Namun bukan berarti visi-misi capres nomor urut 01 tersebut lebih baik dari Prabowo. Lantaran, sebagai capres petahana Jokowi dinilai belum terbukti secara konsisten mendukung KPK dalam upayanya memberantas korupsi.


"Ada banyak sekali utang janji-janji politik (Jokowi), yang simpel misalnya kasus Novel Baswedan sampai sekarang belum terungkap. Kemudian sektor strategis yang dijanjikan juga tidak direformasi secara menyeluruh," tutupnya.


Saksikan juga video 'Hasrat Jokowi Membangun Bangsa Antikorupsi':

[Gambas:Video 20detik]


(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed