Puluhan Rumah di Wonosoco Kudus Diterjang Banjir Bandang

Akrom Hazami - detikNews
Selasa, 04 Des 2018 18:17 WIB
Foto: Akrom Hazami/detikcom
Kudus - Banjir bandang bercampur lumpur menerjang Desa Wonosoco, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Selasa (4/12/2018) sore. Sekitar 50 rumah terendam banjir bandang. Namun tidak ada korban jiwa dari peristiwa itu.

Puluhan rumah itu tersebar di tiga RT yakni RT 1, 2, dan 4. Sekitar 20 menit, rumah tersebut diterjang air bah. Hampir seluruh bagian rumah tergenang air bercampur lumpur.

Sintia Devi warga RT 4 mengtakan, rumahnya tidak sampai kemasukan air. Namun rumah tetangganya banyak yang kebanjiran.

"Rumah saya gak kemasukan air. Tetangga saya di depan rumah dan di RT 1 dan 2 banyak yang kemasukan air," kata Sintia di lokasi RT 1 yang dipenuhi lumpur.

Mulanya, hujan turun dengan deras sekitar pukul 14.00 WIB. Hampir 1,5 jam hujan mengguyur. Sekitar pukul 14.30 WIB, air Sungai kuscangkring meluap dan memasuki pemukiman warga sekitar.

Menurutnya, air bergerak deras memenuhi permukaan jalan kampung. Kemudian, air masuk ke rumah warga.

"Banyak yang histeris, panik," ujar Sintia.

Pantauan di lokasi, jalan kampung penuh lumpur tebal. Begitu juga di dalam rumah yang kemasukan air bercampur lumpur. Mereka mengeluarkan kursi, kasur, dan alat rumah tangga lain. Meski air sudah surut dengan cepat, lumpur masih memenuhi pekarangan dan rumah warga.

Saat ini mereka masih membersihkan rumah dengan menyikat dan menyemprot air ke bagian yang kena lumpur. Sejumlah petugas BPBD bersama warga ikut membersihkan lumpur.

"Sungai Kuscangkring meluap. Air dari pegunungan Kendeng, turun ke sungai. Rumah terdampak 50 unit. Rumah kemasukan air dan lumpur," kata Setyo Budi, Kepala Desa Wonosoco di lokasi.

Saat ini, pihaknya telah meminta bantuan air dari BPBD. Tujuannya untuk membersihkan permukaan lumpur. Peristiwa ini terjadi akibat talud dinding sungai belum sepenuhnya dibangun. Hal itu berakibat sungai meluap memasuki ke rumah warga. (bgk/bgk)