detikNews
Jumat 30 November 2018, 14:59 WIB

Kasus 'Tampang Boyolali' Dihentikan, Bupati: Kita Lanjutkan Hidup

Ragil Ajiyanto - detikNews
Kasus Tampang Boyolali Dihentikan, Bupati: Kita Lanjutkan Hidup Seno Samodro (Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom)
Boyolali - Bupati Boyolali, Seno Samodro, menyatakan bisa menghormati keputusan Bawaslu RI yang menghentikan pemeriksaan laporan dugaan pelanggaran Capres Prabowo Subianto terkait pidato 'tampang Boyolali'.

"Kita harus hormati keputusan itu dan kita lanjutkan hidup seperti semula. On va continue la vie (kita akan melanjutkan hidup)," kata Seno Samodro kepada detikcom melalui pesan singkat Jumat (30/11/2018).

Seperti diberitakan, Bawaslu menghentikan pemeriksaan laporan dugaan pelanggaran capres 02 Prabowo Subianto terkait pidato 'tampang Boyolali'. Bawaslu menyatakan laporan tidak dapat ditindaklanjuti.


Putusan ini tertuang dalam pemberitahuan putusan yang ditandatangani Ketua Bawaslu, Abhan, Selasa (27/11). Dalam pemberitahuan, ujaran Prabowo tentang 'tampang Boyolali' tidak dapat ditindaklanjuti karena tidak memenuhi unsur pelanggaran Pemilu.

Sebelumnya, Ketua DPRD Boyolali yang juga merupakan Ketua DPC PDI Perjuangan Boyolali, S Paryanto, juga menjelaskan bahwa pihaknya bisa menghormati keputusan Bawaslu tersebut.

"Kami menghargai dan menghormati keputusan Bawaslu itu," kata Ketua DPRD Boyolali, S Paryanto.


Paryanto menegaskan, pihaknya menghormati keputusan Bawaslu yang tentu dalam menangani pelaporan tersebut sesuai regulasi yang ada sebagai pengawas Pemilu. Dia menegaskan, pihaknya tidak akan melaporkan ulang kasus tersebut, meskipun mempersilakan pihak-pihak lain yang ingin mempersoalkan lagi.


Saksikan juga video 'Sandiaga Bersyukur Kasus 'Tampang Boyolali' Disetop':

[Gambas:Video 20detik]


(mcs/mcs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed