DetikNews
Senin 19 November 2018, 17:17 WIB

Cerita di Balik Potret Mesranya Amien Rais dan Buya Syafii yang Viral

Usman Hadi - detikNews
Cerita di Balik Potret Mesranya Amien Rais dan Buya Syafii yang Viral Foto: Istimewa
Yogyakarta - Foto dua mantan Ketum Muhammadiyah, Amien Rais dan Buya Syafii Maarif viral di media sosial. Amien tampak menggandeng akrab lengan Buya, cerita apa di balik foto ini?

Staf Tata Usaha Sekretariat PP Muhammadiyah Yogyakarta, Barli Halim menjelaskan bahwa foto itu diambil di Kantor PP Muhammadiyah Yogyakarta, Sabtu (17/11).

"Kemarin itu beliau berdua itu silaturahmi ke PP Muhammadiyah," ujar Barli saat ditemui wartawan di ruangan, Senin (19/11/2018).

Namun Barli mengaku tak mengetahui persis apa yang dibicarakan keduanya. Dalam foto itu tampak Amien mengenakan blangkon warna hijau dan berpose akrab menggandeng lengan dan menunjuk sosok Buya Syafii yang ada di sampingnya.

"Cuma pembahasannya saya kurang tahu ya karena di ruangan. Beliau mungkin temu kangen," imbuhnya.

Foto ini diunggah oleh akun Erik Tauvani. Dia mengabadikan momen pertemuan kedua tokoh Muhammadiyah yang kerap berseberangan pandangan ini. Tulisan Erik diposting, Minggu (18/11) pukul 10.26 WIB. Seperti dilihat detikcom hari ini jam 15.30 WIB, tulisan Erik sudah dibagikan 167 kali.

"Pertemuan dua sahabat yang mengasyikkan," tulis Erik mengawali unggahannya seperti dilihat detikcom, Senin (19/11).

Dalam postingannya, Erik menjelaskan bahwa pertemuan Amien Rais dan Buya Syafii berlangsung tertutup di Ruang Perpustakaan PP Muhammadiyah. Tidak ada wartawan yang mengetahui pertemuan empat mata kedua tokoh ini.


"Dalam suasana yang tenang itu, dua tokoh sedang bicara serius empat mata, empat telinga di ruang Perpustakaan. Entah apa yang mereka bicarakan hingga akhirnya pintu dibuka dari dalam ruangan tepat pukul 14.00 oleh Pak Amien," tulis Erik.

Dia menjelaskan, pertemuan ini adalah keinginan Ketum PP Muhammadiyah periode 1995-1998, Amien Rais. Tentu keinginan tersebut disambut baik oleh Buya Syafii Maarif yang juga sempat menjadi Ketum PP Muhammadiyah periode 2000-2005.


"Setelah pertemuan sekitar satu jam itu, Pak Amien dengan wajah 'sumringah' memanggil karyawan-karyawan kantor agar mengantre di depannya," ungkap Erik.

"Dengan riang gembira dalam suasana canda dan tawa, para karyawan ini mengantre untuk menerima selembar uang dari mantan ketua umum PP Muhammadiyah itu. Tidak mau ketinggalan, saya pun ikut antre," paparnya.
(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed