Ini Hasil Rekaman CCTV soal Pelaku Begal Payudara di Yogya

Usman Hadi - detikNews
Kamis, 15 Nov 2018 13:22 WIB
Kombes (Pol) Armaini (Foto: Usman Hadi/detikcom)
Yogyakarta - Polresta Yogyakarta masih memburu pelaku begal payudara dengan korban turis asing di Prawirotaman, Yogyakarta, Minggu (4/11) lalu. Namun minimnya bukti petunjuk menjadikan polisi kesulitan mengusut kasus ini.

Kapolresta Yogyakarta, Kombes (Pol) Armaini, menjelaskan kasus begal payudara ini telah dilaporkan oleh warga ke Polsek Mergangsan. Pihaknya telah menindaklanjuti laporan tersebut dengan memeriksa CCTV di sekitar TKP.

"Sudah kita tangani, ada para saksi yang sudah kita periksa. Memang ada CCTV yang mengabadikan," ujar Armaini kepada wartawan di Mapolresta Yogyakarta, Kamis (15/11/2018).


"Tapi CCTV itupun kurang memberikan informasi yang detail terhadap si pelaku itu. Ada hal-hal yang tidak jelas di situ. Maka sampai saat sekarang ini identifikasi terhadap si pelaku memang belum jelas," lanjutnya.

Berdasarkan rekaman CCTV yang diperiksa polisi, kata Armaini, plat atau nomor polisi kendaraan yang dipakai pelaku beraksi tidak kelihatan. Meski demikian, pihaknya berjanji akan terus mendalami kasus tersebut.

"Kita sudah periksa CCTV belum kelihatan itu platnya. Tapi kita akan berusaha mendalami terus. Memang agak kabur (nomor polisi kendaraan pelaku), lagi kita upayakan," pungkasnya.


Diberitakan sebelumnya, seorang turis asing menjadi korban begal payudara saat berjalan di Jalan Prawirotaman No 1 Kota Yogyakarta, Minggu (4/11) lalu. Hingga kini pelaku begal payudara tersebut belum tertangkap.


Saksikan juga video 'Turis Bule Jadi Korban 'Begal' Payudara di Yogya':

[Gambas:Video 20detik]

(mbr/mbr)