Mau Jual Mobil Curiannya, Residivis Ini Tertangkap Polisi

Rinto Heksantoro - detikNews
Selasa, 06 Nov 2018 17:05 WIB
Foto: Rinto Heksantoro/detikcom
Purworejo - Mantan sopir angkot asal Sumatera Barat, Nursal Chaniago (56) dibekuk Satreskrim Polsek Purworejo, Jawa Tengah. Tersangka adalah residivis kasus pencurian spesialis mobil pick up atau bak terbuka.

Tersangka warga Kl Pasar Kuok RT 05/ RW 07 Kecamatan Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan ini dibekuk petugas saat akan menjual mobil hasil curiannya. Mantan sopir angkot itu ternyata tidak kapok berurusan dengan petugas meski sudah beberapa kali keluar masuk rumah tahanan. Hanya dengan menggunakan sebilah bambu kecil dan socket kontak, puluhan mobil pun berhasil digasak tersangka.

"Spesialis pencurian mobil bak terbuka, yang bersangkutan merupakan residivis karena sudah beberapa kali keluar masuk penjara dan terakhir baru keluar dari Rutan Purworejo pada Februari tahun ini dalam kasus yang sama. Pernah juga masuk lapas Nusakambangan," ungkap Kapolsek Purworejo AKP Markhotib kepada wartawan, Selasa (6/11/2018).

Sebelum melancarkan aksinya, tersangka melakukan survei lokasi dan target. Hanya dengan menggunakan obeng, sebilah bambu kecil dan soket, pelaku bisa menggondol mobil dalam waktu kurang dari 10 menit.
Mau Jual Mobil Curiannya, Residivis Ini Tertangkap PolisiFoto: Rinto Heksantoro/detikcom

"Jadi obengya untuk membuka karet kaca, terus bambu kecilnya dimasukin di sela-sela kaca untuk membuka pintu. Setelah pintu terbuka kemudian dengan menggunakan soket yang telah dirancang dan dipasang pada kabel kontak maka mesin bisa dihidupkan kemudian mobil dibawa oleh tersangka," imbuhnya.

Penangkapan tersangka bermula ketika ada warga yang melaporkan kasus kehilangan mobil. Setelah diselidiki oleh petugas, akhirnya tersangka pun berhasil dibekuk polisi saat hendak menjual mobil curian kepada penadah.

"Tersangka kami tangkap di romansa kuliner selatan alun-alun kota Purworejo saat mau transaksi," lanjutnya.

Sementara itu, di depan petugas tersangka mengaku melakukan aksinya sejak 4 tahun lalu. Hasil pencuriannya itu awalnya digunakan untuk membayar hutang kepada temannya sejumlah Rp 50 juta, namun hingga kini justru ketagihan mencuri.

Setiap unit mobil yang berhasil dicuri, tersangka menjualnya dengan harga sekitar Rp 10 juta kepada penadah asal Purworejo dan sekitarnya. Sejak 4 tahun terakhir, puluhan mobil bak terbuka berhasil dibawa.

"Kalau jumlah mobilnya sampai sekarang ya sudah lupa, udah banyak banget. Sebelum transaksi biasanya saya nginep di hotel dulu terus janjian sama penadah. Harganya sekitar Rp 10 juta tergantung kondisi. Awalnya dulu kepepet karena buat bayar hutang, tapi karena sekarang sudah nggak jadi sopir angkot lagi ya terpaksa mencuri untuk kebutuhan sehari-hari," tuturnya.

Dari kasus tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 4 unit mobil pick up, beberapa obeng, socket kontak dan sebilah bambu kecil. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, kini bapak 3 anak dan 1 cucu itu harus mendekam di sel tahanan mapolsek Purworejo dan bakal dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara.

(bgs/bgs)