Ditanya Soal Politik Sontoloyo, Begini Jawaban Airlangga

Eko Susanto - detikNews
Kamis, 25 Okt 2018 17:03 WIB
Airlangga berziarah di makam Dr Tjipto Mangoenkoesoemo di Ambarawa. Foto: Eko Susanto/detikcom
Semarang - Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto mempersilakan masing-masing pihak untuk menerjemahkan pernyataan Presiden Jokowi soal 'politikus sontoloyo'. Berikut ini kata Airlangga.

"Nah kalau itu sih silakan aja. Silakan diterjemahkan," kata Airlangga singkat.

Hal ini disampaikan Airlangga usai berziarah di makam Dr Tjipto Mangoenkoesoemo di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (25/10/2018).

Airlangga sebelumnya juga sempat mendapat pertanyaan yang sama dari wartawan. Namun dia lebih memilih menjelaskan bahwa yang menjadi isu utama adalah soal dana kelurahan.

"Bagi Partai Golkar kan kita melihat bahwa beberapa hal yang sekarang menjadi isu terutama mengenai dana kelurahan itu menjadi bagian daripada dana desa karena Indonesia terdiri dari kota dan desa," ujar Airlangga.


"Kemudian kedua, kita kan melihat demografi change, perubahan demografi dimana akan semakin banyak lagi urban," katanya.

Perihal global tren urbanisasi tersebut, kata Airlangga, perlunya diantisipasi karena terjadi tidak hanya di Indonesia, namun juga di berbagai negara.


"Kan global tren, urbanisasi. Jadi tentu untuk mengantisipasi global tren tidak hanya terjadi di Indonesia di berbagai negara juga. Dari rule, bergeser kepada urban, berarti dari desa bergeser kepada kota. Berarti dari desa bergeser kepada kelurahan makanya kalau desa kita berikan dana, maka kota yang sama dengan desa tentu kita harus persiapkan," tegasnya. (sip/sip)