DetikNews
Selasa 23 Oktober 2018, 17:51 WIB

Viral Info Penculikan Anak di Kudus, Begini Faktanya

Akrom Hazami - detikNews
Viral Info Penculikan Anak di Kudus, Begini Faktanya Foto: Tangkapan layar postingan di Facebook.
Kudus - Setelah sebelumnya marak isu penculikan anak-anak di beberapa lokasi di Jateng, kini merembet hingga ke Kudus. Info itu menyebar viral di media sosial.

Info tersebut ditemukan di akun Facebook bernama Viea Novie yang menggunggah kabar penculikan anak. Di postingannya, terdapat gambar seorang ibu-ibu dan dituliskan penculikan terjadi di Desa Lau Kecamatan Dawe dan di Desa Bae Kecamatan Bae. Tak lupa, pemilik akun menulis status bernada mengimbau masyarakat yang memiliki ponakan atau adik untuk dijaga keselamatannya.

"Penculikan anak udah sampai Desa Lau dan Desa Bae yang punya adik, ponakan atau adik kandung harap dijaga ya demi keselamatan keluarga kecil anda terima kasih wassalam," tulisnya dikutip detikcom, Selasa (23/10/2018).

Beberapa warganet justru balik mempertanyakan kebenaran informasi penculikan anak yang tersebar di media sosial.


"Wis duwe bukti tah durung kok angge do njeplak (sudah punya bukti kah, kenapa asal bicara)," tulis akun Facebook Sunarwan.

"Ojo do angger ngawor nudoh wong lur, nek rong ono buktine pereh lagi rame-rame ne penculikane bocah (jangan asal menuduh, kalau tidak ada buktinya)," tulis akun Facebook Hadi Gandom.

Polisi kemudian turun tangan menyelidiki informasi tersebut. Hasilnya, bahwa info itu tidak benar. Polisi menyatakan informasi tersebut hoax.


Kasubbag Humas Polres Kudus Kompol Sumbar Priyono menyatakan informasi terkait penculikan anak yang ada di wilayah Kabupaten Kudus seperti yang tersebar di media sosial itu tidak benar.

"Nggak benar, itu hoax. Masyarakat jangan resah. Saya tegaskan pemberitaan tersebut hoax," terangnya kepada wartawan di kantornya, Selasa (23/10/2018).

Polisi telah melakukan pemeriksaan ke lapangan. Termasuk data yang masuk di unit PPA Sat Reskrim Polres Kudus. Hasilnya, wilayah Kabupaten Kudus secara umum dalam keadaan kondusif.

"Sampai saat ini belum ada laporan masuk terkait kasus penculikan anak," tegasnya.

"Masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap kabar atau informasi yang belum bisa dipastikan kebenarannya," sambung Sumbar.

Selain itu, Sumbar meminta masyarakat untuk tidak menyebarluaskan info atau berita bohong.
(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed