DetikNews
Selasa 23 Oktober 2018, 17:29 WIB

Puluhan Makam Terdampak Proyek Bandara Kulon Progo Direlokasi

Ristu Hanafi - detikNews
Puluhan Makam Terdampak Proyek Bandara Kulon Progo Direlokasi Foto: Ristu Hanafi/detikcom
Kulon Progo - Sebanyak 78 makam yang terdampak proyek pembangunan Bandara Kulon Progo/New Yogyakarta International Airport (NYIA) direlokasi oleh pemerintah desa setempat dan Angkasa Pura I. Puluhan makam itu dipindahkan setelah melalui proses negosiasi alot bersama para ahli waris.

"Makam-makam itu leluhur warga penolak bandara. Tapi kami melakukan pendekatan satu per satu, akhirnya warga membolehkan makam dipindah," kata Kepala Bagian Pembangunan Pemerintah Desa Glagah, Kecamatan Temon, Jarwo kepada wartawan, Selasa (23/10/2018).

78 makam itu tersebar di Padukuhan Sidorejo, Bapangan, Kepek dan Bapangsari. Lokasi relokasi makam berada tak jauh dari relokasi warga di Dusun Bebekan, Desa Glagah. Direncanakan proses relokasi berlangsung hari ini hingga Rabu (24/10) besok.

Manager Operational Proyek Bandara Baru PT Angkasa Pura I, Mulyanto menjelaskan relokasi makam untuk mempercepat proses pembangunan Bandara Kulon Progo. Tersisa sekitar 6 bulan dari target waktu penyelesaian tahap pertama pembangunan Bandara Kulon Progo, lanjutnya, maka pengerjaan fisik landside dan airside bandara harus dikebut 24 jam non stop.



"Setelah di Desa Glagah selesai, dilanjutkan relokasi makam yang berada di Desa Palihan, ada 3 kompleks makam di sana," jelasnya.
(bgs/bgs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed