Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Semarang, Heru Subroto mengatakan, untuk hari ini dilakukan 5 kali water bombing. Kemudian, besok juga masih akan dilakukan hingga api benar-benar padam.
"Hari ini dilakukan water bombing 5 kali. Besok masih dilanjutkan lagi," kata Heru dalam pesan melalui whatsapp, Sabtu (20/10/2018).
Adapun relawan bersama TNI dan Polri yang melakukan pengecekan di Gunung Merbabu, kata dia, tepatnya di atas Dusun Gedong, Desa Tajuk, Kecamatan Getasan, masih menemukan asap dan api. Untuk itu, besok akan kembali dilakukan water bombing yang dipandang sangat efektif.
Sementara itu, Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merbabu Edy Sutiyarto mengatakan, untuk upaya restorasi hutan di Gunung Merbabu akan dilakukan setelah kawasan yang terdampak kebakaran benar-benar aman dari potensi api. Kemudian untuk penanaman kembali akan dilakukan setelah berganti musim.
"Untuk restorasi hutan yang terdampak kebakaran baru bisa dilakukan sekitar November 2018 nanti," kata Edy kepada wartawan.
Adapun langkah yang dilakukan saat ini, katanya, sampai saat ini masih dilakukan langkah-langkah untuk memastikan lereng Merbabu benar-benar telah bebas dari api. (bgs/bgs)











































