DetikNews
Senin 15 Oktober 2018, 19:53 WIB

Rektor UGM Jelaskan Soal Pencabutan Izin Seminar Sudirman Said

Ristu Hanafi - detikNews
Rektor UGM Jelaskan Soal Pencabutan Izin Seminar Sudirman Said Foto: Ristu Hanafi/detikcom
Sleman - Rektor UNiversitas Gadjah Mada (UGM), Panut Mulyono angkat bicara soal insiden pencabutan izin peminjaman auditorium Fakultas Peternakan sebagai lokasi seminar kebangsaan dengan narasumber 2 eks menteri, Sudirman Said dan Ferry Mursyidan.

Bersama Dekan Fakultas Peternakan dan BEM Fakuktas Peternakan UGM, Panut memaparkan penjelasannya kepada awak media. Penjelasan Panut hampir sama dengan seperti apa yang disampaikan oleh Humas UGM, Iva Aryani beberapa waktu lalu.

"Acara seminar bukan oleh Fakultas Peternakan, tapi meminjam ruang di Fakultas Peternakan. Setelah diketahui adanya permohonan tidak sesuai prosedur, maka permohonan izin peminjaman ruang dicabut," kata Panut saat jumpa pers di Balairung UGM, Senin (15/10/2018).

Panut juga menegaskan pihak kampus tidak pernah memberikan ancaman drop out (DO) kepada ketua seminar, Jibril Abdul Aziz yang merupakan mahasiswa Fakultas Peternakan UGM angkatan 2014.

"Kami juga tidak pernah mengancam DO kepada mahasiwa yang menjadi panitia seminar kebangsaan, tidak pernah diancam DO dari fakultas maupun universitas," ujarnya.

Panut menegaskan persoalan ini tidak terkait dengan unsur politis. "UGM sebagai kampus nasional, kampus kerakyatan, kampus Pancasila, dalam hal ini harus netral," tandasnya.

Dekan Fakultas Peternakan UGM, Ali Agus menambahkan proses permohonan izin pinjam ruang oleh panitia seminar kebangsaan belum sampai kepada penerbitan izin dari pihak fakultas.

Disebutkannya, belum keluarnya izin pinjam ruang karena ada prosedur yang terlewati oleh panitia sesuai dengan aturan Dekan Fakultas Peternakan UGM Nomor 2036 Tahun 2014 tentang Tata Cara dan Izin Penggunaan Gedung Non Perkuliahan.

"Baru surat permohonan izin penggunaan ruang, disposisi baru Kamis (11/10) padahal sekurang-kurangnya 7 hari (sebelum hari H). Dan harus ada persetujuan dari dekan atau wakil dekan jika pemohon dari luar, atau minimal kepala seksi administrasi untuk pihak internal, dengan sepengetahuan dosen pembimbing," jelasnya.

"Jadi bukan karena narasumbernya ini, itu. Seandainya narasumbernya siapa saja sama, prosedurnya sama, ada peraturan tata cara penggunaan gedung non perkuliahan," lanjutnya.

Sementara itu, Ketua BEM Fakultas Peternakan, Angger M Ghozwan Hanif mengakui awalnya sudah berkomunikasi dengan panitia seminar. Dia pun mengarahkan agar panitia juga berkomunikasi dengan pihak fakultas.

"Saya menjamin ini bukan kegiatan BEM," sebutnya.


(bgs/bgs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed