Rektor UMK Siap Diperiksa Kasus Pradiksar Menwa Tewaskan Peserta

Akrom Hazami - detikNews
Rabu, 10 Okt 2018 19:22 WIB
(Foto: Akrom Hazami/detikcom)
Kudus - Rektor Universitas Muria Kudus (UMK) memastikan tidak ada penyimpangan pada pelaksanaan Pradiksar Menwa Batalyon 923 Gondo Wingit, yang berujung meninggalnya salah seorang peserta, Kukuh Muhammad Isa Mahendra.

Rektor UMK, Suparnyo, menjelaskan, saat ini polisi sudah mulai melakukan pemeriksaan sejumlah pihak terkait kegiatan Pradiksar Menwa yang merenggut nyawa salah satu peserta itu.

"Pihak kampus juga kooperatif. Kita jujur, apa adanya. Kita tidak ada penyimpangan," kata Suparnyo dihubungi detikcom, Rabu (10/10/2018).


Polisi sejak kemarin telah memanggil penyelenggara dan panitia acara Pradiksar Menwa UMK. Setelah dari pihak mahasiswa selesai dipanggil, direncanakan polisi juga akan memanggil rektor.

"Saya belum. Nanti setelah dari mahasiswa-mahasiswa ini, rencana (giliran) kami-kami," imbuh dia sembari menyatakan kesiapannya.
Rektor UMK Siap Diperiksa Kasus Pradiksar Menwa Tewaskan PesertaSuparnyo (Foto: Akrom Hazami/detikcom)


Lebih lanjut Suparnyo mengatakan sejauh ini belum ada rencana dari pihaknya untuk membekukan kegiatan UKM Menwa di kampusnya.

"Rencana (membekukan), belum. Tapi ke depan akan dievaluasi. Artinya Lebih diseleksi. Mungkin (kejadian ini) nasib (apesnya) Menwa. Tetap kita lakukan evaluasi. Karena mungkin kegiatan yang di lapangan kan di samping Menwa, Mapala juga di lapangan. Di luar kampus," pungkasnya. (mbr/mbr)