Kukuh Meninggal Usai Pradiksar Menwa UMK, Ini Respons Keluarga

Arif Syaefudin - detikNews
Rabu, 10 Okt 2018 15:10 WIB
Suasana duka di rumah Kukuh (Foto: Arif Syaefudin/detikcom)
Jakarta - Rumah orang tua Kukuh (18) yang meninggal usai pradiksar Menwa di Universitas Muria Kudus (UMK), masih ramai didatangi warga. Pihak keluarga sendiri enggan memberikan tanggapan atas kejadian tersebut.

Saat detikcom berkunjung ke kediaman orang tua Kukuh yang berada Desa Plangitan Rt 3 Rw 2 Kecamatan kota Pati, pada Rabu (10/10/18) siang, nampak sejumlah ibu-ibu memadati rumah Kukuh. Mereka melakukan pengajian berkirim doa untuk almarhum Kukuh.


Nampak tenda teduh masih terpasang di pelataran rumah orang tua Kukuh. Beberapa kursi tamu juga masih berjejer di depan rumah. Pengeras suara juga masih digunakan untuk pengajian siang ini.
Kukuh Meninggal Usai Pradiksar Menwa UMK, Ini Respons Keluarga(Foto: Arif Syaefudin/detikcom)

Seorang perempuan yang diketahui merupakan kakak kandung Kukuh, sempat menemui detikcom. Namun, ia enggan memberikan komentar atas kematian adiknya itu. Dia juga memastikan bahwa seluruh keluarganya tidak akan memberikan pernyataan terkait kasus meninggalnya Kukuh.


Keluarga mengaku sudah ingin menutup kasus tersebut dan tidak ingin memperpanjang soal kematian Kukuh. Namun demikian, pihak keluarga mempersilakan pihak kepolisian jika hendak mengusut tuntas insiden pradiksar Menwa di UMK itu.

Kukuh Muhammad Isa Mahendra (18) meninggal pada Jum'at (5/10) lalu usai mengikuti Pradiksar Menwa Batalyon 923 Gondo Wingit Universitas Muria Kudus (UMK). Pihak kampus menyatakan bahwa Kukuh meninggal dunia karena hipotermia. Jenazahnya Kukuh sudah dimakamkan di kampung halamannya. (mbr/mbr)