Mahasiswa Universitas Muria Kudus Meninggal Usai Pradiksar Menwa

Akrom Hazami - detikNews
Senin, 08 Okt 2018 16:59 WIB
Lokasi pradiksar Menwa UMK. Foto: Akrom Hazami/detikcom
Kudus - Seorang mahasiswa baru Universitas Muria Kudus (UMK), Kukuh Muhammad Isa Mahendra (18) meninggal dunia usai mengikuti pra pendidikan dasar (pradiksar) Resimen Mahasiswa (Menwa) Batalyon 923 Gondo Wingit UMK. Berikut ini penjelasan pihak kampus.

Rektor UMK Suparnyo menjelaskan dalam kegiatan ini para mahasiswa melakukan repling di jembatan Sungai Gelis, Desa Jurang, Kecamatan Gebog, Kudus, Jumat (5/10).

"Karena tubuhnya bongsor sekitar 102 kg, talinya tidak muat dan tingginya (korban) 172 cm. Dia hanya melihat dari atas jembatan. Karena terlihat menyenangkan, korban ikut turun tapi melalui jalan biasa. Atau turun dan jalan biasa tanpa tali," kata Suparnyo saat ditemui di Gedung rektorat UMK, Senin (8/10/2018).

Saat itu, lanjut Suparnyo berdasarkan keterangan senior korban, Kukuh diminta untuk tidak usah ikut. Namun, akhirnya korban memilih mainan air sungai yang tinggi permukaannya di bawah lutut. Suparnyo mengaku tak mengetahui berapa lama korban main air. Saat main air itulah, korban tiba-tiba pingsan.


Rekan Menwa kemudian membawanya ke Puskesmas Gondosari yang dianggap terdekat dari lokasi. Namun puskesmas meminta korban dibawa ke RSI Sunan Kudus.

Setelah mendapat perawatan medis, sekiar pukul 19.00 WIB korban dinyatakan meninggal dunia oleh dokter dengan diagnosis hipotermia. Kemudian, bersama pihak keluarga yang saat itu mendampingi, korban dibawa pulang menuju kediamannya di Pati.


"Saya juga sudah bicara dengan keluarganya. Kita berbicara dengan keluarga. Ibu dan kakaknya. Mereka memahami karena ini takdir," terangnya.

"Kejadian ini kedua kali. Pertama 2011. Itu di Menawan, Gebog. Kita harus evaluasi. Nanti akan ada imbauan ke UKM ke depan. Saat ini sedang fokus ke keluarga korban. Meski itu takdir, tetap akan ada masukan dan evaluasi nanti. Bisa belajar, kenapa sampai begitu," kata Suparnyo. (sip/sip)