"Ini kondisinya secara visual dari bawah nggak ada asap. Namun demikian kami dibantu SAKPALA, masyarakat sempat melakukan penyisiran untuk memastikan api padam," kata Asper Bagian Kesatuan Pemangku Hutan (BKPH) Ambarawa, Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Kedu Utara, Arif Dwi Haryanto saat dihubungi wartawan, Senin (8/10/2018).
Diperkirakan luas lahan yang terbakar mencapai 7,5 hektar. Namun luasan ini akan kembali dicek oleh personel gabungan yang menyisir lokasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Hutan di Lereng Gunung Ungaran Terbakar |
Sebagaimana diketahui, kobaran api di hutan lindung Gunung Ungaran diketahui pertama, Minggu (7/10), pukul 09.26 WIB. Saat itu petugas sedang melakukan patroli.
Untuk memadamkan kobaran api secara manual dilakukan relawan, masyarakat setempat, Pegawai Perhutani, SAKPALA dan BPBD Kabupaten Semarang.
"Pemadaman api dilakukan bersama teman-teman Sakpala, LMDH Ardi Sidomukti, BPBD Kabupaten Semarang, kemudian bersama anggota kita dijumlah sekitar 48 orang. Mereka saat ini masih berupaya memadamkan api," kata Arif saat ditemui di kantornya, Minggu (7/10) malam. (sip/sip)











































