detikNews
Minggu 07 Oktober 2018, 16:40 WIB

Cukur Amal di Kudus, Hasilnya untuk Bantu Korban Gempa Sulteng

Akrom Hazami - detikNews
Cukur Amal di Kudus, Hasilnya untuk Bantu Korban Gempa Sulteng Cukur amal di Kudus (Foto: Akrom Hazami/detikcom)
Kudus - Berbagai cara dilakukan semua kalangan untuk bisa peduli ke sesama. Terutama untuk mereka yang terimbas bencana gempa dan tsunami di Palu, Donggala, dan daerah lain di Provinsi Sulawesi Tengah.

Seperti yang dilakukan Sedulur Barber Kudus (Sebaku). Mereka menggelar acara sosial untuk korban gempa di Sulteng. Dengan programnya adalah Cukur Amal di Alun-alun Kudus, Minggu (7/10/2018).

Pantauan di lokasi, puluhan warga baik tua, muda, hingga anak-anak, antusias ke lokasi di sudut selatan alun-alun. Bahkan mereka rela antre bergantian satu sama lain, untuk mendapat giliran cukur rambut.

Sekitar 25 tukang cukur siaga. Dengan alat barber yang telah disediakan, mereka pun beraksi. Dengan bayar seikhlasnya, mereka bisa mendapatkan hasil cukur barber yang super rapi.

"Senang bisa ikut cukur amal. Kebetulan anak saya ingin cukur juga. Sekalian saja cukur di progam Cukur Amal yang diadakan Sebaku," kata Ali Bustomi, seorang warga Kudus yang mengajak anaknya cukur di lokasi.
Cukur Amal di Kudus, Hasilnya untuk Bantu Korban Gempa SultengCukur amal di Kudus (Foto: Akrom Hazami/detikcom)

Pengurus Sebaku, Aris Widodo, menjelaskan program Cukur Amal adalah bagian dari kegiatan sosial yang rutin mereka lakukan. Sebab, Sebaku berdiri tidak murni sekadar komunitas, tapi juga wadah menyalurkan rasa sosial.

"Kali ini, kami adakan Cukur Amal untuk korban gempa di Palu, Donggala dan daerah lain di Sulteng. Ini wujud kepedulian kami kepada sesama," kata Aris di lokasi.

Kegiatan ini dilakukan di alun-alun. Rencananya minggu depan, Sebaku akan menggelar program sosial serupa di Balai Jagong Kudus. Uang yang terkumpul akan dikirimkan ke komunitas barber tingkat pusat yang nantinya akan dikirimkan ke para korban gempa.

Saat bencana di Lombok, Sebaku juga melakukan aksi amal serupa. Termasuk saat ada bencana alam lain di negeri ini. Apa yang dilakukan Sebaku, lanjut pria yang akrab dipanggil Mas Bro, tidak melulu saat ada bencana saja. Tapi juga saat ada yang membutuhkan.

"Misal ada pondok pesantren yang mengundang kami untuk mencukur rambut para santri, atau panti asuhan, kami siap," terangnya.

Pihaknya memastikan tidak ambil sepeserpun dari hasil cukur. Sebab selama ini, penghasilan anggota Sebaku sudah mencukupi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dia juga menuturkan, hasil cukuran anggota Sebaku mempunyai standarisasi yang wajib dipatuhi.

"Setiap dua bulan sekali, kami adakan tutorial cukur yang benar. Biar anggota Sebaku meningkat kualitas hasil cukurnya," pungkas Aris.
(mbr/mbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com