DetikNews
Senin 24 September 2018, 19:03 WIB

Seorang Pekerja Tewas Saat Kuras Sumur di Ambarawa

Eko Susanto - detikNews
Seorang Pekerja Tewas Saat Kuras Sumur di Ambarawa Foto: Eko Susanto/detikcom
Semarang - Seorang pekerja Kusno (50), ditemukan tewas dalam sumur di Kupang Lor RT 05/RW 03, Kupang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Diduga korban menghirup gas karbon dioksida usai sumur dikuras menggunakan mesin penguras air.

Informasi diperoleh menyebutkan, korban adalah warga Rejoso, Pojoksari, Ambarawa bersama tiga rekannya sejak tiga hari memperbaiki sumur milik Lis W, warga Kupang Lor. Para pekerja ini bermaksud memasang buis beton di sumur dengan kedalaman 20 meter.

Untuk itu, sebelumnya memasang buis, mereka menghidupkan mesin diesel dengan posisi di dalam sumur untuk menyedot air. Setelah air berhasil disedot, seorang pekerja turun dalam sumur bermaksud melepas tali.

Saksi mata Kristiono (65) mengatakan, pagi hari pekerja ini menguras air sumur, kemudian setelah berhasil disedot, kemudian memasukan buis.

"Setelah buis terpendam air, orangnya nyilem terus nggak keluar. Mereka ini mau mengambil tali yang di bawah," katanya ditemui di sela-sela evakuasi korban, Senin (24/9/2018).

"Rencananya dimau dipasang buis, terus nantinya mau ditutup. Buis yang dimasukkan baru satu," ujarnya.

Warga lainnya, Zaenuri (49), mengatakan, yang berada di dasar sumur satu orang dan tiga lainnya di atas.

"Korban sendiri di dasar sumur, sedangkan tiga lainnya di atas," tuturnya.

Saksi Kristiono, sekitar pukul 13.00 WIB, melaporkan kejadian tersebut menuju petugas karena korban tak kunjung naik naik ke atas. Atas laporan ini, sejumlah anggota Polsek Ambarawa dan Koramil Ambarawa tiba di lokasi kejadian.

Laporan tersebut diteruskan menuju SAR Bumi Serasi (Buser) Kabupaten Semarang, Pemadam Kebakaran Kabupaten Semarang hingga Basarnas Kantor SAR Semarang. Mereka ini, kemudian mengevakuasi korban yang berada di dalam sumur dan berhasil dievakusi sudah tidak bernyawa.

jenazah kemudian dibawa menuju RSUD Ambarawa untuk divisum. Setelah divisum, jenazah korban dibawa menuju rumah duka.


(bgs/bgs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed