DetikNews
Senin 24 September 2018, 17:06 WIB

Selain 2 Satuan, Polisi Gunungkidul Dilarang Selfie dengan Caleg

Usman Hadi - detikNews
Selain 2 Satuan, Polisi Gunungkidul Dilarang Selfie dengan Caleg Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Gunungkidul - Seluruh anggota Polres Gunungkidul dilarang swafoto atau selfie dengan politisi yang sedang mengikuti konstestasi di Pemilu 2019. Namun masih ada perkecualian untuk dua satuan ini. Satuan apa yang diperbolehkan?

"Selama itu untuk kepentingan pribadi politisi, enggak boleh (selfie dengan politisi peserta Pemilu). Apalagi kalau memakai simbol-simbol, itu kita hindarkan. Misalnya ada simbol baju partainya," kata Kapolres Gunungkidul, AKBP Ahmad Fuady, kepada wartawan, Senin (24/9/2018).

Selain larangan swafoto di masa kampanye, anggota Polres Gunungkidul juga dilarang mengunggah fotonya dengan politisi di medsos, termasuk foto yang telah diambil jauh hari sebelumnya. Dia beralasan semua itu dilakukan untuk menjaga aparat kepolisian netral di kontestasi pemilu.


Fuady menuturkan, berdasarkan kode etik maupun aturan disiplin Polri setiap anggota dilarang terlibat politik praktis. Jika ada anggota yang terbukti melanggar maka sejumlah saksi akan dijatuhkan ke yang bersangkutan.

"Sudah saya sampaikan ke seluruh anggota, berkali-kali saya sampaikan kita netral. Kita tidak boleh mendukung bahkan kita dalam bergaul pun harus hati-hati, termasuk kita foto pun begitu ya dengan kode-kode (simbol partai)," ucapnya.


"Kita bertemu calon, siapa tahu dianggap sebagai dukungan oleh orang lain. Kan begitu harus hati-hati. Semua kita hindari, kecuali kalau untuk kepentingan dinas dan ada surat perintah tugasnya. Sebagai contoh intel, serse, itu enggak apa-apa," lanjutnya.




Tonton juga 'Namanya Dicoret Jadi Caleg DPD, OSO Lapor ke Bawaslu':

[Gambas:Video 20detik]


(mbr/mbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed