DetikNews
Selasa 18 September 2018, 14:41 WIB

Begini Jadinya Jika Wajah Menteri Susi Diukir di Buah Semangka

Ristu Hanafi - detikNews
Begini Jadinya Jika Wajah Menteri Susi Diukir di Buah Semangka Ukiran wajah Menteri Susi di buah semangka. (Foto: Ristu Hanafi/detikcom)
Sleman - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti batal hadir di Lustrum XI Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM), karena sakit. Namun masih wajah Susi lokasi acara yang terukir di permukaan kulit buah semangka.

Di sudut ruang utama gedung Grha Sabha Pramana, lokasi acara lustrum, terpampang wajah Susi yang menarik perhatian. Wajah Susi berwujud siluet dan terukir di permukaan kulit buah semangka.

Diletakkan di atas meja, ukiran Susi dihiasi ukiran lainnya dari buah pepaya, ketela, labu kacang, stroberi, dan melon bertema kelautan dan perikanan lengkap dengan tulisan yang identik sebagai jargon Susi, 'tidak makan ikan saya tenggelamkan!!'.

Ukiran-ukiran itu ternyata merupakan hasil karya Jogja Carving Familias (JCF), wadah kumpulan para koki dan seniman ukir makanan. Siluet wajah Susi sengaja dibuat oleh JCF untuk menyambut kehadiran menteri Kabinet Kerja Presiden Jokowi itu.

"Dibuat khusus untuk acara ini, karena kita mengidolakan Bu Susi, juga sekaligus meramaikan acara lustrum yang dimeriahkan pesta ikan laut dan live cooking chef," kata Ketua 2 JCF, Hanggita Primatama, Selasa (18/9/2018).

Butuh waktu sekitar 2 jam untuk mengukir 30 buah-buahan konsep carving JCF dengan ikon siluet wajah Susi. Tama menyebutkan alasan memilih buah semangka karena karakteristiknya pas untuk bikin siluet.

"Ada tiga unsur warna di semangka, bikin carving bisa bagus hasilnya. Kalau ukirnya kita ambil contoh lewat foto di google," jelasnya.

Mengukir wajah Menteri Susi di buah semangka. Mengukir wajah Menteri Susi di buah semangka. Foto: Ristu Hanafi/detikcom

Tama mengaku cukup kecewa karena Susi batal hadir. Namun JCF akan memotret ukiran siluet Susi untuk diposting di media sosial dan ditag ke akun Susi agar karya mereka tersampaikan. "Tentu kita foto, posting, tag ke Bu Susi. Karena kita idolakan sosok beliau, sosok Kartini masa kini, kita foto kita share di medsos," ujarnya.

Aneka hasil karya ukiran buah yang lainnya. Aneka hasil karya ukiran buah yang lainnya. Foto: Ristu Hanafi/detikcom

JCF terbentuk Januari 2018 dan memiliki anggota 120 orang dari berbagai kalangan seperti staf hotel, koki hotel, berbagai sekolah koki, dan ibu-ibu yang ingin belajar ukir makanan. Keberadaan JCF bukan bermotif bisnis, tapi sebagai wadah menyalurkan hobi ukir makanan.

"Ini masuk seni garnis, di dunia chef ada chef artist, kitchen artist, kerjaannya bikin display. Kesulitannya kalau bikin siluet tokoh yang betul-betul mirip, harus sedetail mungkin. Untuk alatnya kita pakai pisau carving, kebetulan anggota ada yang bikin handmade sudah dipasarkan ke seluruh Indonesia dan ke luar negeri juga," urai Tama.



Saksikan juga video 'Gaya Santai Menteri Susi: Naik Motor dan Ngopi dari Piring':

[Gambas:Video 20detik]


(mbr/mbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed