Tradisi rutin tahunan yang dilaksanakan setiap tanggal 1 Muharam itu diselenggarakan oleh takmir Masjid Al-Jihad Kutoarjo, Purworejo. Khitanan massal tahun ini diikuti 153 anak. Pelaksanaannya dilakukan di beberapa rumah penduduk yang ditata layaknya ruang medis.
"Memang kita sengaja mengambil pelaksanaan setiap tanggal 1 Muharam ini karena kesakralannya. Sakral bukan karena mistis, namun ada keberkahan bulan ini karena ada peristiwa penting kenabian," kata ketua panitia, Pujiono, di lokasi acara, Selasa (11/9/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
"Usia termuda ada yang 2,5 tahun dan yang paling dewasa sebenarnya ada yang 25 tahun namun tidak jadi datang. Bahkan, yang nonmuslim juga ada yang ikut dikhitan," imbuhnya.
Suara tangisan, jeritan dan senyum tawa anak-anak yang dikhitan pun beriringan dengan suara musik rebana yang mengalun di depan masjid. Bahkan untuk mengalihkan perhatian peserta, ada yang sengaja bermain gawai saat dilakukan khitan
Oktavianus Candra Putra (12) salah peserta khitanan massal menuturkan bahwa dirinya merasa takut sebelumnya. "Tadinya takut. Sakit sedikit tapi nggak nggak apa-apa, ini sudah selesai," jawabnya malu-malu. (mbr/mbr)