Pilot Pesawat Erix 'Soekamti' yang Jatuh Berkualifikasi Instruktur

Ristu Hanafi - detikNews
Rabu, 05 Sep 2018 14:24 WIB
Evakuasi badan pesawat latih yang jatuh di Gunungkidul. Foto: dok. Basarnas DIY
Evakuasi badan pesawat latih yang jatuh di Gunungkidul. Foto: dok. Basarnas DIY
Gunungkidul - Musibah menimpa anggota Jogja Flying Club (JFC), Eric Kristianto atau Erix, vokalis band Endank Soekamti. Pesawat yang diawakinya ketika latihan terbang jatuh dari ketinggian 5.000 kaki di Gading, Gunungkidul kemarin sore. Kondisinya sebagai kopilot, beserta sang pilot, Faslan Havisha selamat dari peristiwa itu.

Ketua JFC, Tjandra Agus Budiman mengaku bersyukur dua anggotanya selamat. Meski tidak menjadi jaminan 100 persen tanpa insiden, namun anggota JFC telah dibekali kemampuan mengantisipasi jika terjadi permasalahan ketika terbang.

"Pilot sudah kualifikasi instruktur, penerbang FASI (Federasi Aero Sport Indonesia), penerbang JFC. Ya namanya musibah, tapi dia bisa menyelamatkan semuanya karena semua pilot sudah dilatih ketika ada kejadian seperti ini, diupayakan tidak ada korban baik itu pilot-kopilot maupun yang di bawah. Semua sudah ada teorinya untuk mencari tempat mendarat darurat yang lapang, aman untuk warga di bawah, aman bagi pilot-kopilot. Sudah ada prosedur emergency," jelas Tjandra, saat dihubungi detikcom, Rabu (5/9/2018).

Tjandra menekankan kegiatan terbang JFC tetap aman. Masyarakat umum tetap bisa mengikuti kegiatan latihan terbang atau joyflight yang selama ini rutin digelar JFC 4-5 kali dalam sepekan.

"Ini olahraga atau kegiatan yang aman, tentunya tidak bisa zero accident, tidak hanya di olahraga ini. Tapi kita tetap anggap ini aman, terbukti ini tidak ada korban luka, pilot-kopilot dalam keadaan baik," terangnya.


Tjandra juga menyebutkan pihaknya selalu menjalankan prosedur yang wajib dilalui ketika akan terbang. Yakni mengecek kondisi kesehatan pilot-kopilot atau penumpang, cek kondisi pesawat dan cuaca.

"Kalau peristiwa kemarin sari awal semua dicek dalam keadaan normal, cuaca baik, tiba-tiba mesin pesawat mati. Dan pilot sudah mengambil langkah tepat sehingga tidak ada korban yang di bawah maupun pilot-kopilot, jadi pilot sudah melakukan sesuai prosedur emergency," imbuhnya.


Keberadaan JFC di bawah naungan FASI dan bermarkas di kompleks Lanud Adisutjipto. Saat ini JFC memiliki 35 anggota dan 19 pesawat dengan 2 instruktur penerbang. Bulan Agustus kemarin JFC menggelar joyflight Charity Fly For Lombok dan hasilnya menyumbangkan 70 kursi roda, 80 walker, dan 80 kruk bagi korban gempa Lombok.



Saksikan juga video 'Pesawatnya Jatuh, Bagaimana Kondisi Erix 'Soekamti'?':

[Gambas:Video 20detik]

Pilot Pesawat Erix 'Soekamti' yang Jatuh Berkualifikasi Instruktur
(sip/sip)