DetikNews
Minggu 02 September 2018, 15:56 WIB

Bupati Datangi Keluarga Dasirin yang Sempat Hidup di Kandang Kerbau

Robby Bernardi - detikNews
Bupati Datangi Keluarga Dasirin yang Sempat Hidup di Kandang Kerbau Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi mendatangi keluarga Dasirin. Foto: Robby Bernardi/detikcom
Pekalongan - Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi mendatangi keluarga Dasirin di Kompleks Puskesmas Pembantu (Pastu) Desa Sengare, Kecamatan Talun siang ini. Asip juga mendatangi lokasi tanah yang akan dibangun rumah untuk keluarga yang sempat hidup di kandang kerbau itu.

Asip Kholbihi langsung menemui Dasirin, Tarkonah dan dua anaknya yakni Vivi Ratnasari (11) serta Wiwit Setiyaningsih (16). Tidak hanya sendiri, Asip datang bersama perwakilan dari dinas kesehatan, dinas sosial, perumahan dan pemukiman (perkim), Humas dan BPBD.

Di hadapan Asip, Wiwit dan Vivi menyampaikan rasa senangnya menempati rumah sementaranya ini.

"Senang di sini," kata wiwit, Minggu (2/9/2018).


Usai bercengkrama dengan keluarga Dasirin, Asip langsung meninjau lokasi bakal calon rumah keluarga Dasirin. Lokasinya tak jauh dari rumah sementara yang saat ini ditinggal keluarga Dasirin.

Asip pihaknya mmengecek langsung kondisi Keluarga Dasirin yang selama tiga bulan ini tinggal di kandang kerbau.

"Kita lakukan pengecekan dan langsung kita lakukan pemetaan apa yang semestinya cepat kita tangani," kata Asip kepada wartawan.


Menurutnya, terdapat dua persoalan bagi keluarga Dasirin yakni persoalan medis bagi anak-anak dan persoalan sosial.

Untuk itu dia membawa instansi terkait untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapi keluarga Dasirin.

"Pemerintah akan melakukan langkah-langkah, yang pertama akan dibikinkan rumah yang tanahnya telah disediakan sama pak lurah, kemdian nanti kita bangun bersama-sama," kata Asip.

Dalam pembangunan rumah tersebut, pihaknya telah merangkul isntansi terkait yakni bagian perumahan dan pemukiman (perkim), dinas sosial dan instansi lainnya yang terkait.

"Dari kita semua dilibatkan. Yang penting rumah ini berdiri layak, karena ada anak-anak ini," katanya.

Selain itu, Asip juga berjanji akan memberikan jaminan asupan nutrisi pada keluarga kurang mampu di Kabupaten Pekalongan.

"Nutrisinya kita jamin, saya juga punya program pemberian makanan bagi warga miskin yang tdak mampu per hari dari warung terdekat. Kemudian warung terdekat ini nanti yang bayarin pemerintah," jelas Asip.

Wiwit dan Vivi serta kedua orang tuanya juga akan mendapat pemeriksaan medis besok.

"Persoalan medis yang satu anak ini kan terjadi perlambatan pertumbuhan karena tulang rusuknya, sedangkan yang satunya akibat sakit panas efeknya ke tulang-tulang," katanya.

Setelah persoalan medis, Asip Kholbihi juga akan mengandeng dinas pendidikan untuk melakukan advokasi pendidikan Wiwit dan Vivi.

"Dengan pendekatan khusus dari Dinas Pendidikan, supaya anak-anak bisa menyelesaikan jenjang pendidikan yang disesuaikan dengan mereka," jelas Aship.

Kasus keluarga Dasirin yang hidup di kandang kerbau ditambahkan, menurut Asip menjadi pelajaran tersendiri bagi Kabupaten Pekalongan.

"Ini pelajaran bagi kita Kabupaten Pekalongan, kalau lihat secara statistik kita masih menyisakan 12,61 persen dari warga masyarakat miskin," kata Asip.


Diberitakan sebelumnya, sebuah keluarga di Kabupaten Pekalongan terpaksa tinggal dan berbagi tempat dengan hewan peliharaan di kandang kerbau. Sudah tiga bulan lamanya keluarga yang terdiri dari Dasirin (46) , Tarkonah (36) dan dua anaknya yakni Vivi Ratnasari (11) serta Wiwit Setiyaningsih (16) tinggal di kandang yang terletak jauh dari permukiman warga. Keluarga ini akhirnya dievakuasi dari kandang kerbau ke rumah kosong di kompleks Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Sengare, Kecamatan Talun.



Tonton juga 'BPS Menjawab SBY yang Sebut Penduduk Miskin 100 Juta':

[Gambas:Video 20detik]


(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed