"Saat ini tantangan dan ancaman suatu bangsa tidak lagi seperti zaman dulu. Saat ini bergeser ancamannya, di antaranya informasi hoax dan doktrin melalui media sosial atau media lainnya," kata Hadi, Rabu (29/8/2018).
TNI yang memiliki tugas pokok menegakkan kedaulatan dan menjaga keutuhan NKRI, memiliki peran besar untuk menangkal ancaman itu bersinergi dengan Polri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hoax bisa memecah persatuan bangsa, sedangkan doktrin bisa mengubah cara pandang seseorang yang dikhawatirkan bisa bertindak melawan hukum. Doktrin bisa masuk dengan mudah ketika pengguna internet sebagai calon korban telah diprofil oleh penyebar doktrin.
"Saat ini era teknologi informasi, perkembangan pesat revolusi industri 4.0. Dan Indonesia negara ketiga pengguna internet terbesar di dunia, rata-rata pakai internet 3,5 jam per hari, jadi kami harap waspadai hoax dan doktrin melalui media sosial," urainya.
Kongres Nasional XI KMHDI dibuka oleh Presiden Joko Widodo siang tadi. Saat memberikan sambutan, presiden juga meminta mahasiswa bersiap menghadapi perubahan zaman yang semakin pesat. (sip/sip)











































