Kasus Iwan Adranacus, 3 Kali Cekcok di Jalanan Solo Berujung Maut

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Rabu, 29 Agu 2018 17:57 WIB
Salah satu adegan dalam rekonstruksi kasus Iwan Adranacus di Solo. Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom
Solo - Polisi telah rampung menggelar rekonstruksi kasus Iwan Adranacus menabrak pemotor hingga tewas di Solo. Dalam rekonstruksi tersebut tampak antara keduanya tiga kali terlibat cekcok di jalanan.

Polisi menghadirkan langsung tersangka Iwan Adranacus, Rabu (29/8/2018). Iwan tampak mengenakan penutup kepala dan duduk di dalam mobil bagian belakang.

Dalam rekonstruksi terlihat Iwan dan korban bernama Eko Prasetio sempat terlibat cekcok tiga kali. Pertama saat berada di simpang Pemuda, mobil tersangka dinilai menghalangi laju motor korban.

Korban lalu mengetuk jendela dan mengatakan kata-kata yang tidak jelas. Teman Iwan lalu keluar mobil mengejar dan memukul Eko.

Korban kemudian tampak mengacungkan jari tengah kepada teman Iwan. Eko pun dikejar oleh Iwan dan kawan-kawan.

Sampai di belakang Stadion Manahan, Eko menghindar dan mereka pun sempat berpisah. Ternyata Eko kembali menghampiri Iwan dan menendang bagian belakang mobil Iwan.


Iwan kembali mengejar Eko melalui Jalan KS Tubun ke selatan. Sampai di simpang Jalan Adi Sucipto, mereka kembali terlibat cekcok dan adu mulut. Di lokasi itu, Eko menendang mobil Iwan untuk kedua kalinya.

Iwan akhirnya menggeber mobilnya dan menabrak Eko dari belakang. Eko terpental, helmnya pun terlepas.


Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo, memastikan rekonstruksi dilakukan sesuai fakta yang ada. Seluruh adegan sesuai dengan hasil pemeriksaan.

"Rekonstruksi ini dilakukan untuk lebih meyakinkan kita terhadap unsur pasal yang disangkakan, yaitu Pasal 338 KUHP," ujar Ribut.


Kasatreskrim Polresta Surakarta, Kompol Fadli, mengatakan rekonstruksi akan dilaksanakan lengkap. Yakni mulai dari titik pertama hingga lokasi korban tewas.

"Kita laksanakan lengkap, dari tempat cekcok pertama sampai lokasi korban ditabrak," kata Fadli.


(sip/sip)