Pakai Penutup Muka, Ini Aksi Iwan Adranacus Saat Rekonstruksi

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Rabu, 29 Agu 2018 14:53 WIB
Iwan Adranacus saat rekonstruksi. Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom
Solo - Polisi menggelar rekonstruksi kasus tewasnya pemotor yang ditabrak mobil bos pabrik cat Iwan Adranacus. Iwan dihadirkan langsung dalam rekonstruksi.

Iwan terlihat berada di dalam mobil duduk di bagian belakang. Dalam rekonstruksi ini, polisi menggunakan mobil Honda Civic sebagai pengganti Mercedes Benz milik Iwan.

Dalam adegan menyetir mobil, Iwan digantikan oleh petugas kepolisian. Namun ketika adegan berhenti, Iwan diminta berpindah ke kursi depan mobil.

Saat berpindah dari kursi belakang ke kursi depan, Iwan tampak mengenakan baju tahanan warna biru. Dia bercelana pendek dan bersandal jepit. Kepalanya ditutup dengan sebo atau penutup kepala.

Beberapa kali polisi menanyai Iwan tentang detail kejadian. Selama rekonstruksi berlangsung, Iwan tak terlihat menonjol karena banyak digantikan polisi.


Adapun rekonstruksi ini menggambarkan 42 adegan. Reka ulang berlangsung selama dua jam. Terdapat sedikitnya tiga lokasi ketika pelaku dan korban terlibat cekcok.

Iwan Adranacus saat rekonstruksi. Iwan Adranacus saat rekonstruksi. Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom

Pertama ialah di simpang Pemuda, yakni saat mobil Iwan menghambat jalan motor korban Eko Prasetio. Korban lalu mengetuk jendela dan mengatakan kata-kata yang tidak jelas. Teman Iwan lalu keluar mobil mengejar dan memukul Eko.

Korban kemudian tampak mengacungkan jari tengah kepada teman Iwan. Eko pun dikejar oleh Iwan dan kawan-kawan.

Sampai di belakang Stadion Manahan, Eko menghindar dan mereka pun sempat berpisah. Ternyata Eko kembali menghampiri Iwan dan menendang bagian belakang mobil Iwan.


Iwan kembali mengejar Eko melalui Jalan KS Tubun ke selatan. Sampai di simpang Jalan Adi Sucipto, mereka kembali terlibat cekcok dan adu mulut. Di lokasi itu, Eko menendang mobil Iwan untuk kedua kalinya.

Iwan akhirnya menggeber mobilnya dan menabrak Eko dari belakang. Eko terpental, helmnya pun terlepas. Namun dalam rekonstruksi tak terlalu jelas tergambar penyebab kematian Eko.



Selain Iwan, polisi juga menghadirkan pihak kejaksaan. Saksi-saksi di lokasi kejadian juga dihadirkan, seperti sopir becak dan warga yang sedang makan di selter kuliner Manahan.

Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo, memastikan rekonstruksi dilakukan sesuai fakta yang ada. Seluruh adegan sesuai dengan hasil pemeriksaan.

"Rekonstruksi ini dilakukan untuk lebih meyakinkan kita terhadap unsur pasal yang disangkakan," ujar Ribut. (sip/sip)