BRT Trans Jateng Koridor I Purwokerto-Purbalinga Diluncurkan

Arbi Anugrah - detikNews
Senin, 13 Agu 2018 14:55 WIB
Peluncuran BRT Trans Jateng Koridor 1, di Purwokerto. Foto: Arbi Anugrah/detikcom
Banyumas - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meluncurkan Bus Rapid Transit (BRT) Trans Jateng koridor I Purwokerto-Purbalingga di Terminal Bulupitu, Purwokerto. Peluncuran ini dilakukan setelah uij coba sebelumnya dilakukan di Semarang.

"Uji coba pertama kita di Semarang Raya, karena pertumbuhan di sekitar Banyumas tinggi sekali maka yang kedua kita berikan ke sini," kata Ganjar Pranowo di Terminal Bulupitu Purwokerto, Senin (13/8/2018).

Ditambah lagi setelah beberapa infrastruktur perhubungan baik, seperti jalan, kereta api double track yang sudah jalan dan bandara yang terus diperbaiki. BRT Trans Jateng juga diharapkan dapat mengatasi kecelakaan di jalan.

"Saya konsentrasi betul pada pelajar, buruh dan veteran agar bisa mendapatkan akses yang mudah serta pelayanan yang baik untuk ini. Mudah-mudahan ini membantu kelancaran transportasi di sekitar Banyumas Raya, nanti kita harapkan muncul koridor 2-3-4 dan seterusnya sehingga mudah terjangkau," ucapnya.

Dia menjelaskan, dirinya bermimpi seluruh Eks Karisidenan yang ada di Jawa Tengang seperti Karisidenan Pati, Surakarta, Pekalongan ,Semarang, Kedu, Banyumas dapat memiliki BRT. Namun yang terpenting, kata Ganjar, agar dapat mendorong bus sekolah bagi para pelajar.

"Kalau permintaan banyak, setidaknya saya bermimpi seluruh Eks Karisidenan punya, ada enam kita ya. Kalau Solo Raya saya kira sudah bisa tercukupi. Yang saya impikan saya mendorong bus sekolah, sementara bus sekolah belum, kita kasih mereka harga terjangkau untuk ini," ujarnya.

BRT Koridor I Purwokerto-Purbalingga mempunyai jarak tempuh sekitar 33,8 kilometer dengan waktu tempuh 90 menit dan kecepatan rata-rata bus 30-40 kilometer per jam. Sedangkan jarak antar bus berkisar antara 15-20 menit dengan waktu turun dan naik penumpang di halte berkisar 30 detik.


Peluncuran BRT Trans Jateng Koridor 1, di PurwokertoPeluncuran BRT Trans Jateng Koridor 1, di Purwokerto Foto: Arbi Anugrah/detikcom

Waktu operasional BRT Koridor I Purwokerto-Purbalingga sendiri mulai pukul 05.30 WIB hingga pukul 19.00 WIB. Tarif pelajar, buruh dan veteran yakni Rp 2 ribu, sedangkan tarif umum Rp 4 ribu rupiah. Pada bulan Agustus BRT akan beroprasi 8 unit dan mulai September akan beroprasi 14 unit,

Dalam kesempatan yang sama, Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi menambahkan jika permintaan BRT di seluruh Indonesia sangat banyak. Khususnya di Jawa, Kalimantan dan Sumatera. Setidaknya pada tahun 2018 saja sudah ada sekitar 280 unit BRT yang disiapkan oleh Kementerian Perhubungan.

"Tahun ini memang banyak saya berikan pada provinsi atau kota-kota besar yang meminta. Seluruh Indonesia pengadaan bus BRT itu sekitar 280, tahun depan masih ada 400-an lagi, memang pemerintah pusat mendorong kepada kota-kota besar yang sudah terhubungkan untuk pelayanan angkutan umumnya diperbaiki, karena untuk mengurangi angka kecelakaan," kata Budi Setyadi.

Meskipun demikian, tidak lantas setiap daerah yang meminta pengadaan BRT akan langsung disetujui oleh Kementrian Pethubungan. Karena untuk meminta kendaraan tersebut, harus disiapkan terlebih dahulu opratornya dan anggarannya.

"Karena filosofi BRT ini bukan untuk mendapatkan keuntungan, kalau ini dikelola oleh perusahaan untuk mencari keuntungan ini tidak pas. Karena ini keuntungan kita adalah pelayanan kepada masyarakat, makanya harus ada anggaran subsidi, tapi saya juga menyiapkan anggaran pemerintah daerah yang tidak mampu saya siap untuk subsidi," jelasnya. (arb/sip)