DetikNews
Jumat 10 Agustus 2018, 17:46 WIB

Bangsawan Kelantan Kirim 22 Sapi Kurban ke Tanah Leluhur di Demak

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Bangsawan Kelantan Kirim 22 Sapi Kurban ke Tanah Leluhur di Demak Perwakilan Yayasan Raja Sakti At Thomim Sunan Kalijaga, Malaysia, bersama Ganjar (Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom)
Semarang - Bangsawan asal Kelantan Malaysia tahun ini akan menyumbang 22 ekor sapi kurban ke Demak, Jateng. Mereka mengaku sebagai keturunan dari salah satu walisongo di tanah Jawa, Sunan Kalijaga.

Bangsawan tersebut adalah Yang Mulia Datu Tuan Raja Azhar Bin Yang Mulia Datu Raja Wahab. Dia telah mendirikan sebuah yayasan bernama Yayasan Raja Sakti At Thomim Sunan Kalijaga untuk menyalurkan bantuan tersebut.

Putra bangsawan sekaligus perwakilan yayasan, Mohamad Sahrulnizam dan Raja Mohamad Amin selaku pengelola yayasan, hari ini menemui Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo untuk pemberian hewan kurban tersebut.

Sahrulnizam mengatakan, ada hubungan sejarah antara keluarganya dengan Sunan Kalijaga di Demak yang hingga kini masih terus ditelusuri. Oleh sebab itu, ayahnya ingin menjalin kembali silaturahmi salah satunya dengan berkurban di Demak.

"Saya mewakili ayahanda, kelauarga dari Malaysia. Kita ke Indonesia hanya untuk jalin silaturahmi, mengagihkan (membagikan) sumber yang ada. Seperti yang ditekankan ayahanda, kita serumpun," kata Sahrulnizam usai bertemu Ganjar di rumah dinas Gubernur Jateng, Jalan Gubernur Budiono, Semarang, Jumat (10/8/2018).

Yayasan Raja Sakti At Thomim Sultan Kalijaga itu akan menyerahkan 18 sapi kurban ke Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Selain itu ada 4 sapi kurban lain yang diserahkan kepada Ganjar untuk disalurkan ke daerah-daerah lain di Jawa Tengah.

"Mengagihkan 18 ekor sapi (di Demak), menganjurkan acara menyantuni anak-anak yatim dan yang tidak berkemampuan," pungkasnya.

Penyerahan hewan kurban akan dilakukan tanggal 25 Agustus mendatang di pelataran makam Sunan Kalijaga di Kadilangu, Demak. Yang Mulia Tuan Raja Azhar Bin Yang Mulia Tuan Raja Wahab dari Malaysia akan datang langsung pada acara tersebut.

Sementara itu Ganjar mengatakan, kunjungan dari Malaysia itu cukup mengejutkan. Menurutnya hal itu bisa menjadi momentum silaturahmi dan membuka ruang komunikasi antara Jawa Tengah dan Malaysia.

"Beliau membuat event, membuat yayasan, dan menyantuni anak yatim. Di samping persahabatan antara Malaysia dengan Jateng atau Indonesia, ini bisa membuka ruang komunikasi. Ini baru awal," kata Ganjar.
(mbr/mbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed