DetikNews
Jumat 10 Agustus 2018, 17:18 WIB

3 Pencuri Dana Desa di Semarang Diganjar Tembakan Polisi

Eko Susanto - detikNews
3 Pencuri Dana Desa di Semarang Diganjar Tembakan Polisi Konferensi pers pencurian uang dana desa di Semarang. Foto: Eko Susanto/detikcom
Semarang - Polres Semarang menangkap tiga pelaku pencurian uang dana desa sebesar Rp276 juta milik Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang. Ketiga pelaku ditangkap saat bersembunyi di Bumiayu, Brebes.

Pencurian dana desa sebesar Rp278 juta (sebelumnya polisi merilis Rp 276 juta) milik Desa Kemetul, terjadi pada, Rabu (1/8), sekitar pukul 11.45 WIB, di Dusun Dlisem, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran. Ketika itu, perangkat desa baru saja mengambil uang dari Bank Jateng UPC Sruwen menggunakan mobil Suzuki APV B 1477 COR.

Uang tersebut diletakan di jok tengah, tapi dalam perjalanan pulang, salah satu ban mobil kempes. Saat akan menambal ban tersebut, uang dicuri pelaku yang mengendarai sepeda motor.

Ketiga pelaku yakni Ferry Jaya Wawi (55), warga Gunungsaren, Madusari, Secang, Kabupaten Magelang; Arifin alias Iwan (52), warga Losmenan, Panjang, Kota Magelang dan Andi Ismanto (31), warga Bebelan, Bekasi. Barang bukti yang disita uang tunai Rp70 juta, sepeda motor Honda Vario AB 3647 ZY dan Yamaha Jupiter AB 4359 BE.

Mereka kini ditahan di Mapolres Semarang. Saat dihadirkan dalam acara jumpa pers, ketiganya tampak jalan terpincang karena kakinya ditembak oleh polisi.

Kapolres Semarang AKBP Agus Nugroho mengatakan, kecurigaan pertama terhadap pelaku yaitu karena sebelumnya kedua pelaku sempat memasuki salah satu minimarket di depan bank. Kecurigaan berikutnya karena keduanya menggunakan sepeda motor plat AB.

Setelah itu, anggota Resmob melakukan identifikasi di lokasi. Berdasarkan keterangan dari salah seorang saksi yang mengenali ciri-ciri pelaku berbadan gemuk.

"Setelah dilakukan lidik, ada hubungannya yang kejadian di Yogya yang sudah menjadi TO juga. Kami koordinasi dengan kejadian di Yogya, kemudian teridentifikasi pelaku tiga orang ini," kata Agus di saat jumpa pers di Mapolres Semarang, Jumat (10/8/2018).


"Langkah selanjutnya kita lidik ternyata yang bersangkutan sampai ke Brebes. Di Brebes ternyata mau bekerja juga, kemudian kita lakukan penangkapan. Setelah dilakukan penangkapan koordinasi dengan Polres Brebes, kita bawa ke Polres Semarang," ujarnya.

Pelaku, kata Agus, merupakan spesialis yang telah melakukan dua kali pencurian dengan modus yang sama yakni mengempeskan ban kendaraan korbannya.

"Reward buat teman-teman ini luar biasa, dalam lima hari kejadian dapat terungkap. Ini kerja keras dari teman-teman Reskrim koordinasi dengan Polres Brebes. Mereka ini kebanyakan berasal dari Sumatera Selatan. Oku dan Palembang dan satu dari Bekasi. Pengakuan mereka baru dua kali melakukan aksi," tutur Kapolres.

Dari tangan tersangka petugas bemenyita barang bukti sekitar Rp70 juta. Selain itu, pihaknya juga mengimbau kepada warga masyarakat yang akan mengambil uang di bank untuk berkoordinasi dengan polisi terlebih jumlahnya melebihi dari Rp20 juta, polisi akan memberikan pengawalan.

"Pelaku saat menunjukkan barang bukti khususnya sepeda motor yang digunakan, melarikan diri kita ambil tindakan tegas terukur," tegasnya.

Tersangka Ferry mengatakan, modusnya dengan cara mencoblos ban belakang sebelah kiri. Awalnya mobil yang digunakan membawa uang, saat akan berbelok, bannya dicoblos.

"Total pelaku tiga orang. Uang untuk bayar utang. Saya yang mencoblos ban, terus kedua orang mengikuti mobil. Ini kejadian kedua, pertama di Malioboro, Yogya cuma dapat tas," kata Feery.

"Saya nyanggong di depan bank, kemudian terus saya ikuti sampai pertigaan ban saya coblos. Saat itu, Iwan mengikuti memberitahukan kalau ban kempes, sampai di tambal ban, tas saya ambil," katanya.

Uang hasil kejahatan, kata dia, kemudian di bagian untuk bertiga. Sedangkan ia sendiri dapat Rp85 juta.

"Saya dapat bagian Rp85 juta. Uang bagian saya gunakan untuk bayar utang," ujarnya.
(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed