DetikNews
Jumat 10 Agustus 2018, 07:29 WIB

Gus Mus Ingatkan NU Tak Berurusan dengan Politik Praktis

Arif Syaefudin - detikNews
Gus Mus Ingatkan NU Tak Berurusan dengan Politik Praktis KH Ahmad Mustofa Bisri atau Gus Mus. Foto: Arif Syaefudin/detikcom
Rembang - KH Ahmad Mustofa Bisri atau yang lebih dikenal Gus Mus, mengingatkan warga Nahdliyin agar mengingat khittah Nahdlatul Ulama dalam hal berpolitik. Terlebih saat ini kian dekat dengan momentum Pilpres 2019.

"Saya cuma ngingatkan saja, bahwa di NU itu ada khittah Nahdlatul Ulama namanya," papar Gus Mus, saat ditemui wartawan, Kamis (10/8/18) malam.

Gus Mus menjelaskan, secara organisatoris, NU tidak ada kaitannya dengan partai politik dan tidak berurusan dengan politik praktis. Ia pun mengutip pernyataan Kiai Sahal Mahfud, politik yang dipegang oleh NU adalah politik tingkat tinggi.

"Bahwa NU secara organisatoris tidak ada kaitannya dengan partai politik, dan tidak berurusan dengan politik praktis. Istilahnya Pak Kyai Sahal dulu, Rais Aam itu, politik NU itu politik tinggi, bukan polkik rendah," jelasnya.

"Maksudnya politik kebangsaan, politik kerakyatan, itu yang dianggap oleh NU. Bukan politik kekuasaan atau politik praktis," lanjut kiai kharismatik pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Thalibin Leteh, Rembang ini.

Lebih lanjut dia menjelaskan, sejatinya warga Nahdliyin dengan warga masyarakat lainnya tidak ada bedanya dalam hal berpolitik. Sama-sama memiliki hak untuk berkecimpung di dunia politik, hanya saja harus dapat membedakan antara urusan NU dengan politik.

"Kalau warga NU itu sama dengan warga negara lainnya, punyai hak politk, ya silakan. Yang tidak boleh itu kalau Anda sudah menjadi pengurus NU secara struktural, jangan bawa NU (ke ranah politik). Sampean (secara) pribadi saja (kalau ke ranah politik)," tegas Gus Mus.
(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed