detikNews
Minggu 05 Agustus 2018, 13:51 WIB

Selain di Tegal, Densus Juga Tangkap Warga Semarang

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Selain di Tegal, Densus Juga Tangkap Warga Semarang Ilustrasi (Foto: Robby Bernardi/detikcom)
Semarang - Penangkapan terkait dugaan terorisme ternyata tidak terjadi di Tegal, Jawa Tengah. Seorang pria di Kota Semarang juga ditangkap oleh Densus 88 Anti Teror.

Pria bernama Angga Irawan (35) dibawa kepolisian hari Sabtu (4/8) kemarin atau di hari yang sama dengan penangkapan 4 terduga teroris di Tegal. Angga tinggal di Jalan Mendut Utara Raya RT 06 RW 05, Manyaran, Kota Semarang.

Ketua RT setempat, Ahmad Nurhadi (58) membenarkan hal tersebut. Meski demikian dia tidak mengetahui lokasi penangkapan warganya itu.

"Polisi datang ke tempat saya jam 15.30 WIB. Angga diambil polisi di Jalan Raya jam 09.00 WIB, tapi tidak tahu di mana," kata Ahmad saat ditemui detikcom di rumahnya, Minggu (5/8/2018).


Kedatangan polisi ke rumah Ahmad kemarin sore untuk meminta didampingi karena kepolisian akan melakukan penggeledahan. Ahmad menjelaskan, saat akan digeledah, istri Angga sempat menolak.

"Polisi datang, istilahnya kulanuwun. Saya diajak ke rumah Angga, saya yang mengetuk. Pak polisinya menunjukkan surat, istrinya sempat keberatan," tandasnya.

Dari rumah tersebut Ahmad melihat polisi membawa telepon seluler model lama dan 3 buku tentang jihad. Penggeledahan berlangsung sekitar 1 jam sampai rombongan polisi pergi dari lokasi.

"Setelah masuk, ambil handphone di lemari, kemudian ke ruangan lain ada buku tentang Jihad 3 biji," ujarnya.


Ibu Angga yang tinggal tidak jauh dari lokasi juga ikut datang dan pingsan saat mengetahui ada polisi. Kini Angga masih diamankan kepolisian dan di rumah ada istri dan 6 anaknya yang masih kecil-kecil.

"Di rumah dia tinggal sama istri dan anaknya, ada 6, yang paling besar kelas 2 SD," pungkasnya.

Kapolda Jawa Tengah, Irjen (Pol) Condro Kirono mengatakan kemarin ditangkap terduga teroris di Tegal dan Semarang.

"Iya betul ditangkap 2 pelaku terduga teroris anggota JAD dan di Semarang 1 terduga teroris," kata Condro kepada wartawan.
(alg/mbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com