DetikNews
Selasa 31 Juli 2018, 12:11 WIB

Menabung Belasan Tahun, Akhirnya Dukun Bayi di Pati Ini Naik Haji

Arif Syaefudin - detikNews
Menabung Belasan Tahun, Akhirnya Dukun Bayi di Pati Ini Naik Haji Paijah, dukun pijat bayi yang akan naik haji tahun ini. Foto: Arif Syaefudin/detikcom
Pati - Seorang tukang pijat bayi atau yang kerap disebut dukun bayi asal Kabupaten Pati, bakal berangkat berhaji tahun ini. Dia adalah Paijah, nenek berusia 60 tahun warga Desa Ngagel Kecamatan dukuhseti, Pati.

Paijah telah tergabung pada kelompok terbang (kloter) 59 asal Pati. Dan rencananya akan berangkat menuju tanah suci pada tanggal 2 Agustus mendatang.

Kepada wartawan, Paijah mengakui sudah menabung sejak belasan tahun yang lalu. Dan mulai mendaftar haji di kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati sekitar 7 tahun yang lalu.

"Saya punya anak empat, tahun 2004 alhamdulillah mereka sudah lulus sekolah semua. Saat itu saya sudah mulai menabung buat menjalankan rukun islam kelima ini. Sampai pada tahun 2011 saya mendaftar," kata Paijah saat ditemui di rumahnya, Selasa (31/7/18).

Paijah bercerita, setiap hari ia harus berjalan kaki ke rumah warga yang bayinya hendak dipijat. Ia pun tak pernah mematok harga khusus atas keahlian yang dimilikinya sejak usia muda itu.

"Biasanya ya warga sekitar desa sini. Ya mulai merawat bayi itu, memijat, dan lain sebagainya. Memang kan untuk mijat itu nggak sembarangan, kalau salah bisa-bisa malah sakit," akunya.

Biasanya, sekali pijat ia bisa mendapatkan uang sekitar Rp 10 ribu sampai Rp 20 ribu. Bahkan, tak jarang ia memijat secara gratis karena sang orang tua bayi sedang tidak punya uang. Selama 15 hari, ia mengakui mampu mengumpulkan uang sebesar Rp 500 ribu.
(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed