DetikNews
Minggu 29 Juli 2018, 08:39 WIB

Mahasiswa UGM Mengulik Potensi Wisata di Bandung Selatan

Usman Hadi - detikNews
Mahasiswa UGM Mengulik Potensi Wisata di Bandung Selatan Rumah lokasi syuting Film Pengabdi Setan. Foto: Usman Hadi/detikcom
Bandung - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKn-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Unit JB021 mengimplementasikan ilmunya di masyarakat. Mereka melangsungkan KKN di Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung.

Ada banyak potensi sumber daya alam di Margamukti, seperti panorama perbukitan, manifestasi panas bumi, kawasan perkebunan teh, dan beberapa situs cagar budaya. Namun ada satu potensi lain yang terkesan terlupakan, yakni sektor pariwisata.

Potensi inilah yang ingin dikembangkan KKN PPM UGM Unit JB021. Mereka telah memetakan potensi wisata di Margamukti dan wilayah sekitarnya. Mereka yakin pengembangan pariwisata ini bisa mengangkat perekonomian warga.

"Tahun ini untuk teman-teman yang KKN PPN di Desa Margamukti pertama adalah pemetaan potensi wisata," kata Koordinator Kluster Soshum KKN PPM UGM Unit JB021, Jeremy Musa Wicaksana Hermawan kepada wartawan, Sabtu (28/7/2018).

Jeremy menyadari pengembangan pariwisata akan percuma apabila tidak disertai SDM yang mumpuni. Untuk itu, pihaknya sudah menggelar pelatihan dasar kepada masyarakat untuk mengelola obyek wisata, termasuk dalam memanfaatkan sosial media.

"Terus kebetulan ada pembangunan website (wisatamargamukti.com), karena tujuannya supaya sustainable. Terus dibalik itu juga ada pelatihan-pelatihan untuk pengisian konten dasar. Ada juga kita membangun blue print," ungkapnya.

"Jadi kami membuat project dilengkapi dengan rancangan anggarannya. Kemudian nanti diserahkan kepada rekan-rekan HP20, himpunan putra-putri perkebunan," ujar mahasiswa jurusan Manajemen dan Kebijakan Publik FISIPOL UGM ini.

Mahasiswa UGM Mengulik Potensi Wisata di Bandung SelatanPimpinan UGM menyerahkan blue print pengembangan obyek wisata Margamukti. Foto: Usman Hadi/detikcom


Koordinator Unit Mahasiswa KKN PPM UGM Unit JB021, Raden Aditya Ariyo Wicaksono melanjutkan, ada lima blue print yang telah disusun. Mereka yakin kelima rancangan obyek wisata tersebut potensial menarik minat wisatawan untuk berkunjung.

"Pertama untuk alur wisata di rumah pengabdi setan (bekas lokasi syuting Film Pengabdi Setan), sudah kami buat. Untuk ikon wisata di Puncak Besar nanti ada spot foto. Kemudian ada Gardu Pandang di Bukit Peninjauan," jelasnya.

"Kemudian master plan untuk tanaman obat di Taman Baca Masyarakat warga Margamukti. Sama pengembangan kawasan penangkaran rusa," lanjut mahasiswa Jurusan Teknik Geologi Fakultas Teknik UGM tersebut.

Direktur Pengabdian kepada Masyarakat UGM, Irfan Dwidya Prijambada menambahkan, sektor pariwisata di Margamukti potensial. Namun sejauh ini sektor tersebut belum dimanfaatkan masyarakat setempat.

"Harapan (mahasiswa KKN) ini klop karena Bupati Kabupaten Bandung menginginkan Bandung Selatan nanti menjadi daerah wisata," ucapnya.

Menurutnya, blue print mahasiswa KKN dapat menjadi acuan dalam mengembangkan pariwisata di Margamukti. Pihaknya juga berjanji akan membantu pengembangan tersebut dengan kembali menerjunkan mahasiswa KKN di tempat yang sama.

"Tahun berikutnya nanti kita akan melatih, misalnya Karang Taruna membuat proporsal untuk pengelolaan. Misalnya minta CSR ke PTPN, Perhutani, Star Energy. Itu proporsal yang membuat harus masyarakat sendiri, Karang Taruna harus diberdayakan juga," tuturnya.

Ketua Karang Taruna Margamukti, Asep Samsudin, mengakui bahwa sektor pariwisata di Margamukti belum tergarap. Oleh karenanya, pihaknya mengapresiasi upaya mahasiswa KKN UGM mengangkat sektor pariwisata untuk membantu perekonomian warga.

"Harapannya (KKN UGM) tetap berlanjut tiap tahun, sehingga potensi yang ada di Pangalengan ini terus berkembang. Di sini banyak potensi, pemandian air panas, taman rusa, kemudian jeruk mega. Tapi memang belum terangkat," tutupnya.
(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed