Komandan SAR Parangtritis, Ali Sutanto mengatakan, air pasang mulai memasuki warung-warung warga di Parangtritis sekitar pukul 19.00-19.30 WIB. SAR mencatat ada 6 warung dan 5 tempat parkir terendam banjir air laut.
"Iya. Dari sore itu memang air laut mengalami pasang yang kayak kemarin, jadi sekitar 4-5 meter. Terus malam ini barusan air laut naik, pasang juga sampai ke warung," kata Ali saat dihubungi detikcom, Selasa (24/7/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Padahal jarak tepi laut dengan warung-warung warga ya sekitar 100 meteran, cukup jauh dari bibir pantai," ungkapnya.
Akibat air pasang ini muncul genangan air sekitar 50 centimeter di sejumlah titik timur posko SAR Parangtritis. Namun kini genangan tersebut berangsur-angsur surut. Sementara kondisi Laut Selatan juga sudah berangsur normal.
"Tadi kita kerahkan untuk anggota (SAR) yang piket untuk mengevakuasi pengunjung (wisatawan). Sama membantu warungnya warga yang barang-barangnya ikut kebawa air, tapi sudah terkondisi semua," ucapnya.
"Ya kayak minum-minuman jualan, sama meja, kursi juga sempat terbawa arus. Tapi sekarang sudah surut kok, tadi sudah terkondisikan. Sekarang air pasangnya sudah enggak ada, genangan airnya juga mulai surut," tutupnya. (bgs/bgs)