DetikNews
Jumat 20 Juli 2018, 18:29 WIB

Viral Surat Terbuka Penganiayaan Diduga oleh Oknum TNI di Semarang

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Viral Surat Terbuka Penganiayaan Diduga oleh Oknum TNI di Semarang Foto: Tangkapan Twitter
Semarang - Cuitan di twitter terkait penganiayaan viral hari ini. Cuitan tersebut disertai surat terbuka terkait apa yang dialami adik si pemilik akun yaitu penganiayaan oleh dua pria yang diduga oknum TNI.

Akun yang memposting bernama @novisaa_ yang merupakan kakak dari korban penganiayaan. Ia juga me-mention @Puspen_TNI dan bermaksud melapor lewat twitter.

"Selamat siang @Puspen_TNI Saya hendak melaporkan kejadian tindak kekerasan & penganiayaan anak dibawah umur yang terjadi terhadap adik saya oleh OKNUM ANGGOTA TNI! Kami saat ini masih menunggu tanggungjawab dari aparat yang terhormat TNI agar dapat diusut tuntas! Terimakasih," tulis @novisaa_ dalam cuitan yang diposting 18 Juli 2018 itu.

Dalam surat terbuka yang disertakan disebutkan peristiwa terjadi 9 Juli 2018 sekitar pukul 22.00 WIB. Memang tidak tertulis lokasi tepatnya di mana kejadian yang dimaksud, namun dari informasi yang beredar peristiwa terjadi di daerah Jatingaleh Semarang.

Diceritakan saat itu adik Novisa, sedang melihat media sosial dan mengetahui ada keramaian di lokasi yang tidak jauh dari rumahnya. Ia bersama 5 orang rekannya mendatangi lokasi tersebut.

Ketika itu gerimis turun dan mereka berteduh. Setelah agak terang mereka dikagetkan oleh sejumlah orang yang diduga oknum TNI kemudian lari. Tapi adik Novisa dan satu temannya dihadang dua orang pria.

Adik Novisa dan satu temannya itu mendapat penganiayaan dan sempat diminta menujukkan lokasi nongkrong mereka. Tetangga Novisa yang lewat pun ikut kena hantam orang-orang itu, termasuk beberapa orang yang ditanyai oleh para pria tersebut.

Dugaan oknum TNI diperoleh dari pengakuan pria yang menghajar adik Novisaa karena menyebut mereka adalah anggota TNI. Belum diketahui apakah pria-pria itu berseragam atau tidak.

Surat terbuka yang viral. Surat terbuka yang viral. Foto: Tangkapan Twitter

Singkatnya, polisi datang dan mengamankan adik Novisa dan temannya itu dari lokasi. Dalam surat tersebut juga disebutkan adik Novisa sesak di dada dan beberapa luka memar, namun temannya mengalami pendarahan di dalam kepala.

"Kami menuntut keadilan ditegakkan setegak tegakknya. Jika tidak ada tindak lanjut hanya ada satu kata. Lawan!" begitu bunyi penutup di surat terbuka yang diposting Novisa.

Detikcom telah berusaha menghubungi akun tersebut, tapi belum mendapat respon. Meski demikian, akun @puspen_TNI sudah membalas cuitan Novisa dan meminta informasi lokasi kejadian.

Kapendam IV/Diponegoro, Letkol Arh Zainudin mengatakan pihaknya sudah mengetahui soal surat terbuka yang viral itu. Namun menurutnya belum bisa dipastikan apakah benar para pelaku merupakan oknum TNI. Ia pun meminta korban melapor resmi ke Denpom.

"Kita meminta agar melapor resmi ke Denpom. Kita butuh detail lebih banyak dulu untuk menyelidiki. Intinya, TNI pasti komit (memproses). Tapi belum tahu ini oknum TNI betul atau bukan," kata Zainudin saat dimintai konfirmasi wartawan.
(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed