DetikNews
Selasa 17 Juli 2018, 18:00 WIB

Babi Hutan Rusak Perkebunan Jagung di Banjarnegara

Uje Hartono - detikNews
Babi Hutan Rusak Perkebunan Jagung di Banjarnegara Kebun jagung warga di Banjarnegara yang dirusak babi hutan. Foto: Uje Hartono/detikcom
Banjarnegara - Petani jagung di Banjarnegara mengeluhkan serangan babi hutan. Sejak musim kemarau, banyak babi hutan yang merusak perkebunan warga.

Adi Muhadi, salah satu petani jagung di Desa Beji menuturkan, serangan babi hutan sudah menyerang 60 persen perkebunan warga. Baik tanaman jagung, singkong, albasia hingga padi.

"Rata-rata di Desa Beji menanam jagung. Padahal masa tanam sudah sampai 3 bulan," terangnya saat ditemui wartawan di kebun jagung di Desa Beji, Kecamatan Pandanarum, Banjarnegara, Selasa (17/7/2018).

Selain jagung, tenaman singkong dan padi juga jadi sasaran hama babi hutan. Menurutnya, selain memakan hasil tanaman babi hutan juga mencari cacing, termasuk yang berada di sawah.

"Termasuk saat tanaman jagung dan albasia yang masih muda ini habis dipupuk, itu juga menjadi sasaran babi hutan, karena banyak cacingnya," kata dia.

Hingga saat ini, luasan kebun yang terkena serangan babi hutan sekitar 5 hektar. Bahkan, ada yang satu lahan warga habis diserang hama babi hutan. Padahal untuk kebutuhan sehari-hari, sebagian besar warga di Desa Beji bergantung pada hasil pertanian.

"Warga di sini rata-rata bekerja sebagai petani. Makanya, hasil panen ini menjadi tumpuan untuk kebutuhan sehari-hari," ujarnya.

Diwawancara terpisah, Kepala Desa Beji Siti Aminah menambahkan, serangan babi hutan saat ini sudah meresahkan warga. Bahkan, 'babi hutan juga sempat masuk ke pemukiman warga.

"Sampai ada babi hutan yang masuk ke permukiman warga. Untungnya tidak sampai melukai orang," katanya saat ditemui wartawan di kantornya.

Menurutnya, banyaknya serangan babi hutan ini lantaran dampak ekosistem. Babi hutan sudah mulai kesulitan mencari makanan di hutan sehingga mereka masuk ke perkebunan warga.

"Kalau di tempat mereka tinggal sudah tidak ada makanan kemudian menyerang perkebunan warga. Upaya pencegahan, paling warga melakukan pemburuan dengan membawa anjing peliharaan," terangnya.
(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
BERITA TERBARU +