DetikNews
Selasa 10 Juli 2018, 15:55 WIB

Perjalanan Pulang Haji 2018 akan Lebih Lama 45 Menit, Ini Alasannya

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Perjalanan Pulang Haji 2018 akan Lebih Lama 45 Menit, Ini Alasannya Jumpa pers Garuda Indonesia tentang haji 2018 di Solo. Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom
Solo - Lama perjalanan pesawat haji 2018 diperkirakan akan berbeda antara pemberangkatan dengan kepulangan. Hal tersebut diakibatkan karena masalah cuaca.

Station Manager Garuda Indonesia Surakarta, Totok Suwarto, mengatakan arah angin saat perjalanan pulang bakal berkebalikan dengan arah pesawat. Akibatnya, kecepatan pesawat tidak bisa maksimal.

"Dua bulan ke depan, arah angin akan bergerak dari arah depan atau head wind, sehingga akan menghambat kecepatan pesawat," katanya dalam jumpa pers di Solo, Selasa (10/7/2018).

Lama keterlambatan dia prediksi mencapai 45 menit. Sedangkan durasi perjalanan normal ialah 11 jam lebih 45 menit.

Sedangkan mengenai lalu lintas penerbangan di Arab Saudi yang padat, dia prediksi tidak akan memperlama perjalanan. Tak seperti tahun sebelumnya, Arab Saudi sudah menerapkan sistem pengaturan baru.

"Bandara di sana sudah menerapkan sistem pengaturan baru untuk mengantisipasi keterlambatan pesawat. Semoga bisa lancar," ujarnya.

GM Garuda Indonesia Surakarta, Hendrawan, mengatakan tahun ini memberangkatkan 34.112 calon haji dari Embarkasi Solo. Jumlah tersebut merupaka jemaah asal Provinsi Jawa Tengah dan DIY.

Jemaah calon haji terbagi menjadi 95 kloter. Garuda menyiapkan lima pesawat jenis Airbus A330 dengan kapasitas 360 penumpang. Dalam sehari, Garuda akan melakukan pemberangkatan 3-4 kali.

"Kita bagi menjadi dua fase, yaitu fase pemberangkatan dan pemulangan. Fase pemberangkatan kita bagi dua gelombang, pertama rute Solo-Padang-Madinah, kedua rute Solo-Padang-Jedah," kata Hendrawan.

Gelombang pertama akan diberangkatkan mulai 17 Juli 2018 sampai 29 Juli 2018. Lalu dilanjutkan gelombang dua mulai 30 Juli 2018 sampai 15 Agustus 2018.

Fase pemulangan juga dibagi dua gelombang. Gelombang pertama dimulai 26 Agustus 2018 sampai 7 September 2018. Lalu gelombang dua pada 8-25 September 2018.

"Pemulangan gelombang pertama melalui rute Jedah-Ahmedabad-Solo. Kemudian gelombang kedua melalui rute Madinah-Ahmedabad-Solo," tutupnya.
(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed