DetikNews
Rabu 13 Juni 2018, 12:01 WIB

Posisi 15 Bus Mudik Gratis Ini Bisa Dipantau Keluarga dari Rumah

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Posisi 15 Bus Mudik Gratis Ini Bisa Dipantau Keluarga dari Rumah Mudik bersama difasilitasi Jasa Raharja Jateng (Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom)
Semarang - Sebanyak 750 pemudik gratis menggunakan bus dilepas pagi ini dan start dari Kantor Gubernur Jawa Tengah. Keluarga para pemudik itu bisa memantau dari rumah sampai mana bus tersebut melakukan perjalanan.

Pelepasan dilakukan simbolis oleh Plt Gubernur Jateng, Heru Sudjatmoko, Sekda Provinsi Jateng, Sri Puryono, Direktur Managemen Resiko Teknologi Informasi Jasa Raharja, Wahyu Wibowo didampingi Kepala Jasa Raharja Jawa Tengah, Harwan Muldidarmawan, dan Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono. Total ada 15 bus yang disiapkan dengan tujuan ke 12 kota.

"Kita sekarang dari BUMN bergabung melaksanakan mudik gratis untuk 750 orang di Semarang ke berbagai kota. Ini meningkatkan keamanan karena, pertama kalau sepeda motor resikonya tinggi, mengurangi kepadatan jalan," kata Wahyu, Rabu (13/6/2018) siang.


Harwan menambahkan, mudik gratis Jasa Raharja itu memiliki fasilitas aplikasi monitoring bus mudik (Jastrip Monitoring). Basisnya menggunakan Web sehingga cukup dengan membuka laman http://mudik.jasaraharja-jateng.co.id/monitoring.php di komputer maupun ponsel.

"Jadi keluarga bisa cek, nanti operator akan update terus posisi bus sudah sampai mana," tandas Harwan.

Selain fasilitas berupa monitoring, para pemudik dibekali kaos, topi, goody bag, obat-obatan, dan asuransi perjalanan Jasaraharja Putera (JP-Aman). Asuransi tersebut berlaku selama 14 hari dan bisa diklaim jika pemudik mengalami musibah dan tidak harus berkaitan dengan kecelakaan lalu lintas.

"Peserta mudik gratis secara otomatis terlindungi asuransi JP-Aman. Rp 15 juta untuk meninggal dunia, sedangkan luka-luka berupa perawatan Rp 1,5 juta. Asuransi ini berlaku 14 hari sejak tanggal keberangkatan," pungkasnya.

Untuk memastikan keamanan pemudik, Jasa Raharja sudah melakukan berbagai pengecekan yaitu bus dengan kondisi laik jalan dan merupakan bus pariwisata, kemudian bus lulus rampcheck, pengemudinya pun harus dalam kondisi sehat.
(alg/mbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed