DetikNews
Selasa 12 Juni 2018, 16:34 WIB

Dulu Mudik Jakarta-Purwokerto 15 Jam, Sekarang 9 Jam

Arbi Anugrah - detikNews
Dulu Mudik Jakarta-Purwokerto 15 Jam, Sekarang 9 Jam Arus Mudik Tol Cipali pada Minggu (10/6). Foto: ANTARA FOTO/Dedhez Anggara
Purwokerto - Horor mudik lebaran dengan kemacetan panjang bahkan hingga menginap dalam mobil, kini hampir tidak terjadi. Salah satunya pengalaman mudik Jakarta-Purwokerto yang kini hanya 9 jam dibanding tahun lalu yang 15 jam.

"Sama tahun lalu jauh, tahun lalu itu berangkat pukul 18.00 WIB, sampai di Purwokerto pukul 09.00 WIB berarti 15 jam. Kalau sekarang cuma 9 jam," kata seorang pemudik, Willi Abi Setyo (26) saat dihubungi detikcom, Selasa (12/6/2018).

Willi mengatakan jika dirinya mudik pada Sabtu (9/6) dini hari sekitar pukul 00.20 WIB sepulang dia bekerja dan tiba di Purwokerto sekitar Pukul 09.30 WIB. Itupun dengan dua kali waktu istirahat selama perjalanan.

"Itu dua kali berhenti istirahat selama di perjalanan. Yang pertama 1,5 jam dan yang kedua sekitar 40 menit," ujarnya.

Selama perjalanan tersebut, dirinya memang sempat mengalami kemacetan di Tol Cipali ketika setiap akan memasuki rest area. Namun kemacetan yang terjadi tersebut tidak sampai membuat penumpukan kendaraan bahkan hingga berhenti total.

Berbeda dengan tahun lalu yang setiap akan memasuki rest area bisa menyebabkan kendaraan terjebak kemacetan panjang.

"Kemacetan cuma di Cipali, itu juga cuma saat mau masuk rest area untuk sahur. Macet sebelum masuk rest area sekitar 1 kilometer, padat merayap tapi tidak sampai stuck," jelasnya.

Selepas kemacetan di setiap rest area tersebut, kondisi jalan diakuinya memang ramai lancar. Namun tidak sampai memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi.

"Itu jalan santai tapi ramai lancar dan tidak bisa cepat serta tidak bisa nyalip-nyalip juga," ujarnya.

Dia mengakui jika mudik tahun ini persiapan pemerintah sudah lebih matang. Menurutnya, kondisinya sangat berbanding jauh dengan tahun lalu.

"Memang bener-bener ramai lancar sewajarnya di jalan, kalau emang berhenti ya berhenti, tapi nggak yang sampai nginep-nginep di jalan," jelasnya.

Dia mengapresiasi langkah pemerintah yang terus menambah infrastruktur jalan tol hingga Jawa Timur. Selain itu menambah waktu cuti bersama sehingga dapat mengurai kemacetan yang selama ini terjadi.

"Ke depannya makin ditingkatkan lagi untuk persiapan infrastrukturnya. Apalagi sekarang Tol sudah nyambung-nyambung terus sampai Jawa timur, jalannya juga sudah bener dan tidak menyeramkan seperti mudik-mudik biasanya," tuturnya.
(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed