DetikNews
Sabtu 09 Juni 2018, 20:43 WIB

Maruarar: PDIP Akan Cetak Sejarah Jika Kembali Menang Pemilu 2019

Pertiwi - detikNews
Maruarar: PDIP Akan Cetak Sejarah Jika Kembali Menang Pemilu 2019 Maruarar Sirait di Magelang hari ini. Foto: Pertiwi/detikcom
Magelang - Ketua Umum DPP Taruna Merah Putih (TMP), Maruarar Sirait menyampaikan bahwa PDIP dapat mencetak sejarah di tahun 2019 mendatang. Sejarah yang dicetak tersebut maksudnya yaitu memenangkan Pemilu yang kedua kali pasca reformasi.

"Seperti yang kita ketahui, selama ini belum pernah ada partai yang dua kali memenangi Pemilu pasca reformasi. Tahun 2004 Golkar menang, tahun 2009 Partai Demokrat, tahun 2014 PDI Perjuangan. Nah tahun 2019 semoga PDIP kembali menang," ujar Maruarar, usai menghadiri pelantikan pengurus DPC TMP se-Jawa Tengah di Mungkid, Kabupaten Magelang, Sabtu (9/6/2018).

Maruarar mengatakan, belum adanya partai yang menang pemilu selama dua kali secara berturut-turut pasca reformasi menandakan bahwa mempertahankan kepercayaan rakyat jauh lebih sulit dibandingkan merebut kemenangan.

"Kenapa bisa seperti itu. Karena pada saat menang, ada yang tidak konsisten lah, janji-janji politik tidak ditepati, dan sebagainya. Karena itu kita harus belajar dari situ, kita harus tepati apa yang disampaikan, santun, kerja yang bagus, karena rakyat adalah hakim yang adil," ungkapnya.

Jika tahun 2019 mendatang PDIP bisa kembali memenangkan Pemilu, lanjut Maruarar, maka partai berlambang banteng moncong putih itu akan menjadi satu-satunya yang mampu menang dua kali berturut-turut pasca reformasi.

Maruarar tidak memungkiri, tertangkapnya kepala daerah yang juga kader PDIP dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berpengaruh terhadap partai.

"Ada kepala daerah yang korupsi tentu berpengaruh. Makanya partai kan sangat tegas, siapapun yang kena korupsi apalagi OTT KPK pasti langsung dipecat, karena itu adalah kebijakan partai yang sangat pro terhadap pemberantasan korupsi," katanya.

Menurutnya, dalam setiap kesempatan, Ketua Umum DPP PDIP dan Sekjen PDIP selalu mengingatkan seluruh kader untuk menjauhi korupsi dan narkoba.

"Kita harus akui, dari sekian banyak, tentu ada (kader terjaring OTT KPK). Yang penting, partai membiarkan atau tidak. Untuk PDIP kan sudah bersikap, saya pikir itu adalah langkah yang bagus," urainya.
(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed