Ngamuk dan Bahayakan Pengendara, Seekor Kerbau Ditembak Mati

Akrom Hazami - detikNews
Sabtu, 09 Jun 2018 16:20 WIB
Kerbau ngamuk di jalanan Kudus ditembak mati polisi. Foto: Akrom Hazami/detikcom
Kudus - Sejumlah anggota Polsek Jati, Kudus, menembak mati seekor kerbau mengamuk dan lepas, di Desa Tanjung, turut Jalan Kudus-Purwodadi. Kerbau tersebut terpaksa ditembak karena membahayakan pengendara dan warga sekitar.

Kapolsek Jati AKP Bambang Sutaryo menjelaskan, pihaknya menembak seekor kerbau yang mengamuk di jalan raya. Polisi bergerak usai adanya laporan warga.

"Karena kerbau susah dijinakkan dan membahayakan warga, maka kerbau ditembak mati di Desa Tanjung," kata Bambang kepada detikcom melalui pesan pendek, Sabtu (9/6/2018).

Kronologinya, Kaswadi (65) warga Getassrabi, Kudus, selaku pemilik semula kerbau, menjual kerbau ke Jumar (62) warga Sukolilo, Pati, di pasar hewan Jati. Keduanya sepakat dengan kerbau sekitar Rp 20 juta.

Kerbau yang ditembak mati polisi di Kudus. Kerbau yang ditembak mati polisi di Kudus. Foto: Akrom Hazami/detikcom

"Yangg punya kerbau orang Kudus, dan yang beli orang Pati. Harga Ro 20.600.000. Kerbau baru mau dinaikkan ke mobil pikap, lepas dan ngamuk," tuturnya lebih lanjut.

Kerbau lari dari pasar hewan yang baru, ke arah Simpanglima Tanjung, kemudian ke arah selatan ke arah Purwodadi.

Sejumlah warga dan pengendara seketika menepikan diri saat berhadapan dengan kerbau.

"Pembeli dan penjual sepakat jika kerbau ditembak mati lantaran membahayakan," pungkas Bambang. (sip/sip)