Kapolres Semarang AKBP Agus Nugroho mengatakan, tol fungsional ruas Salatiga-Kartasura difungsikan sejak pukul 06.00-17.00 WIB. Selain itu, petugas juga tetap memperhatikan volume kendaraan yang melewatinya.
"Jika terjadi penumpukan di tol fungsional, kita akan alihkan ke exit tol Tingkir (Salatiga), yang nanti akan membelah ke Suruh dan Tengaran. Nantinya, masuknya ke Salatiga dan kita koordinasikan dengan Polres Salatiga serta Polres Boyolali untuk pengalihan arus," kata Agus usai gelar pasukan Operasi Ketupat Candi 2018 di Alun-alun Bung Karno, Ungaran, Kabupaten Semarang, Rabu (6/6/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Antisipasi jalur menuju Kali Kenteng, turunan dan tanjakan agar lebih berhati-hati, walaupun sudah dipasang pita kejut," tuturnya.
Mengingat tol fungsional difungsikan sejak pukul 06.00-17.00 WIB, setelah ditutup fungsionalnya selanjutnya pemudik melanjutkan perjalanan menuju Solo keluar melalui pintu tol Tingkir, Salatiga. Untuk itu, mengantisipasi terjadinya kemacetan di kawasan Tengaran hingga perbatasan dengan Boyolali, akan dilakukan rekayasa arus lalu lintas.
"Kami akan lakukan sistem empat kosong, artinya seluruh jalur (dari Semarang menuju Solo) akan digunakan untuk pemudik. Jadi, kami akan koordinasi dengan Satlantas Polres Salatiga dan Satlantas Polres Boyolali untuk membantu melakukan penarikan dari kepala hingga ekor," kata Kasat Lantas Polres Semarang AKP Sandhi.
Upaya untuk mengurai jika terjadi kecametan tersebut, katanya,akan terus dilakukan dengan penarikan dan penyekatan-penyekatan arus lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kemacetan.
"Tentunya akan terus melakukan penarikan serta penyekatan arus-arus terhadap kemungkinan potensi rawan-rawan kemacetan khususnya di seputaran Tengaran," katanya. (sip/sip)











































