Selain mengecek kesehatan, petugas juga memeriksa kelaikan kendaraan meliputi surat kendaraan, roda, kelistrikan, lampu utama, lampu sein, wiper, klakson, gas dan rem serta kabin kendaraan.
Kepala Urusan Pembinaan Operasional Satlantas Polres Demak, Iptu Margiyanta menuturkan bahwa cek kesehatan tersebut sekaligus memberikan pelayanan kesehatan gratis seperti obat dan vitamin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari hasil pemeriksaan kesehatan, beberapa sopir mengeluh kelelahan. Bahkan, banyak sopir yang mengonsumsi minuman suplemen agar bugar.
"Sopir ini kan rawan, misal gara-gara kecapaian kemudian dia malah meminum obat yang dilarang agar terlihat fit sehinga efeknya dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain," ucapnya.
Ditempat terpisah, Kapolres Demak AKBP Maesa Soegriwo mengatakan, program ini diharapkan terus berlanjut. Sebab, para sopir dan kondektur itu membawa penumpang antar-provinsi, bahkan antar-pulau.
Polisi cek kendaraan di Terminal Demak. Foto: Wikha Setiawan/detikcom |
"Dengan sudah adanya pelayanan dalam bidang kesehatan, kami berharap akan terus berlanjut di kemudian hari," ucap Maesa.
Dia melanjutkan, penting bagi terminal memiliki lokasi pengecekan kesehatan. Hal tersebut agar kesehatan sopir terjaga sehingga keselamatan dalam berlalu lintas terwujud.
"Mungkin, ke depannya kita perlu kerja sama lagi dengan instansi terkait agar bisa selalu tersedia layanan kesehatan di Terminal Demak sehingga pemeriksaan kesehatan tidak hanya saat tertentu saja," pungkasnya. (sip/sip)












































Polisi cek kendaraan di Terminal Demak. Foto: Wikha Setiawan/detikcom